Pilpres 2019

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Juru bicara pasangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016). 

Ruhut juga turut memberikan pandangannya soal maksud dari isu surat suara tercoblos yang beredar.

"Maksud mereka menguntungkan mereka, kenapa karena kalau kami kalah, mereka mau bilang penuh kecurangan-kecurangan."

"Tapi mereka lupa, dengan kondisi sekarang, apa sih mau nya lagi, kemarin mengenai rumah sakit bohong, masalah pembangunan jalan tol, tidak ada pinjaman dari bank, bohong," ucap Ruhut.

Dengan semua dugaan yang Ruhut lontarkan, ia mengaku pusing dan tidak mengerti dengan apa yang sedang dibuat dengan isu surat suara tercoblos itu.

Ruhut menuturkan bahwa hal tersebut hanya sebuah kebohongan belaka.

"Bohong, bohong, bohong, pening aku tante," terang Ruhut sembari mengeraskan suaranya.

Anggota DPR, Ruhut Sitompul, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pusat olahraga Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Rabu (12/3/14).
Anggota DPR, Ruhut Sitompul, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pusat olahraga Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Rabu (12/3/14). (KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Ruhut Sitompul kemudian mengimbau agar tidak lagi membela dan memberikan pembelaaan soal isu surat suara tercoblos.

Secara tegas, Ruhut menilai bahwa cuitan yang dilontarkan oleh Andi Arief merupakan sebuah upaya merusak pesta demokrasi.

"Udahlah jangan biasakan gitu, jangan cari pembenaran terus, saya hanya ngomong, pihak kepolisian segera usut Andi Arief."

"Apalagi sekarang, koruptor diborgol, kalau perlu borgol dia, merusak pesta demokrasi, jangan lah, ini kan sudah mulai karena kami berharap semoga Pak Jokowi Pak KH Ma'ruf Amin menang," jelas Ruhut.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved