Berita Tabalong

Warga Banualawas Swadaya Perbaiki Jalan Amblas, Sekaligus Dijadikan Tanggul Penahan Air

Jalan rusak akibat amblas ini berada di RT.1 Desa Sei Hanyar, kecamatan Banualawas, Tabalong dan sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Warga Banualawas Swadaya Perbaiki Jalan Amblas, Sekaligus Dijadikan Tanggul Penahan Air
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Warga Desa Sei Hanyar, kecamatan Banualawas Tabalong, menguruk badan jalan yang amblas menggunakan tanah merah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Semakin parahnya kerusakan jalan penghubung Desa Banualawas dan Desa Sei Hanyar, membuat warga berinisiatif melakukan penangangan secara swadaya.

Jalan rusak akibat amblas ini berada di RT.1 Desa Sei Hanyar, kecamatan Banualawas, Tabalong dan sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Penanganan darurat sebenarnya sudah ada dilakukan di awal-awal saat kerusakan baru saja terjadi dengan melakukan pengurukan.

Baca: Nurhadi-Aldo Trending Saingi Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Bukan untuk Pilpres 2019

Namun karena musim penghujan dan membuat air sungai meluap, sehingga penanganan yang dilakukan tidak bertahan lama.

Air Sungai Tabalong yang berada persis di tepi jalan meluap dan merendam badan jalan sehingga kerusakan semakin parah.

Baca: Berani Blak-blakan Soal Sosok Suami Maia Estianty, Dul Jaelani Katakan Hal Ini Tentang Irwan Mussry

Baca: Adik Valentino Rossi Pilih Nomor Start 10 di Moto2 2019 Bukan 97, Ini Alasannya

Bahkan beberapa sawah warga yang berada di dekat badan jalan juga sempat ikut terendam air dari luapan sungai.

Tak ingin dampak semakin parah, maka warga pun akhirnya bersepakat untuk melakukan penanganan sementara sambil menunggu tindakan dari instansi terkait.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Sabtu (5/1/2019) di lokasi nampak penanganan dilakukan dengan cara menguruk badan jalan yang amblas menggunakan tanah merah.

Ruas jalan nampak dibuat dua bagian, satu ruas terlihat dibuat lebih tinggi dan ditahan dengan penyangga dari susunan bekas ban roda empat, sedangkan satu ruas dibuat lebih rendah.

Bagian urukan yang lebih tinggi sengaja dibuat karena sekaligus difungsikan menjadi tanggul agar apabila ada luapan sungai tidak lagi bisa menyeberang ke sawah warga.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved