Berita Tanahlaut

Warga Selamatkan Pikap, Rumah dan Kios Buah di Desa Atu-atu Pelaihari Tinggal Puing

Kebakaran terjadi Desa Atu-atu Kecamatan Pelaihari Tanahlaut, Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Sebuah rumah kios milik Hermanto ludes.

Warga Selamatkan Pikap, Rumah dan Kios Buah di Desa Atu-atu Pelaihari Tinggal Puing
HO/Satpol-PP dan Damkar Tanahlaut
Petugas pemadam kebakaran melakukan penyiraman di antara puing rumah milik Hermanto di Desa Atu-atu, Pelaihari yang mengalami kebakaran, Sabtu (5/1/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kebakaran terjadi Desa Atu-atu Kecamatan Pelaihari Tanahlaut, Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 09.00 Wita. Sebuah rumah sekaligus kios buah milik Hermanto ludes.

Harmanto bersama istri, Supatmayanti pagi itu berjualan buah di pasar. Rumah keduanya yang berisi stok buah ditinggalkan hingga tak ada penghuni.

Akibatnya saat keduanya tiba di rumahnya yang juga dijadikan kios buah tersebut kondisi rumah sudah menjadi arang.

Sejumlah buah-buahan yang dijual Harmanto misalnya semangka, jeruk, buah naga, mangga ampalam dan lain-lain ludes terbakar api. Hanya sebagian yang bisa selamatkan.

Bahkan isi rumah Harmanto tak bisa diselamatkan kecuali satu buah mobil pickup yang diselamatkan warga.

Baca: Nurhadi-Aldo Trending Saingi Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Bukan untuk Pilpres 2019

Baca: Empat Perampok Beraksi di Tatah Pemangkih Kertak Hanyar, Rampas Barang Berharga Milik Korban

Terpantau rumah Harmanto yang terletak di Desa Atu-atu Kecamatan Pelaihari Tanahlaut berbahan kayu sehingga api dengan cepat merambat. Sebelum kedatangan Satpol-PP dan Damkar Tanahlaut warga bahu membahu menyiram api namun api yang sudah sangat besar membuat warga kewalahan dan hanya bisa menyelamatkan mobil Harmanto.

Sementara kondisi ruah ludes terbakar kecuali sedikit bagian dapur yang bisa diselamatkan.

"Rumahnya kecil sekitar ukuran 4x6 meter saja,cuma bagian dapur yang bisa diselamatkan," ujar Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Tanahlaut,Eko Trianto.

Akibat dari kebakaran tersebut kerugian yang ditanggung yaitu seluruh isi rumah baik peralatan rumah tangga, sepeda motor dan buah untuk kios buah.

"Tapi tidak semua buah dagangannya terbakar karena sebagian buah juga dijual di pasar," tambah Eko.

Baca: 10 Formasi CPNS Tanbu Kosong, Ardiansyah Bersyukur Lulus Jadi CPNS 2018 di Tanahbumbu

Sementara terkait penyebab kejadian kebakaran terang Eko diduga akibat arus listrik. Namun penyebab kebakaran masih terus diselidiki hingga hasil final.

Ia juga mengingatkan agar warga tak ada yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dengan kondisi masih ada stop kontak menyala, masih mencolok alat elektronik yang tak terpakai dan menyalakan lampu di siang hari.

"Periksa dulu listrik di rumah sebelum meninggalkan rumah," ujarnya.(banjarmasinpost.co.id/rii)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved