Pilpres 2019

Pertanyaan Debat Pilpres 2019 Dikirim Duluan ke Capres-Cawapres, Mantan Komisioner KPU Anggap Aneh

KPU sebelumnya beralasan pemberian daftar pertanyaan ini dilakukan agar para capres dan cawapres bisa menjawab secara lebih detail.

Pertanyaan Debat Pilpres 2019 Dikirim Duluan ke Capres-Cawapres, Mantan Komisioner KPU Anggap Aneh
(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Sigit Pamungkas, ketika ditemui dalam sebuah diskusi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (20/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Jelang debat Pilpres 2019, mantan Komisioner Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sigit Pamungkas menilai aneh keputusan KPU mengirim daftar pertanyaan kepada calon presiden-wakil presiden sebelum debat pilpres.

"Menurut saya aneh sebuah debat pertanyaannya disampaikan lebih dulu kepada paslon. Mestinya itu otentik muncul dalam proses debat," kata Sigit di Jakarta, Sabtu (5/1/2019), seperti dilansir dari Kompas.com.

KPU sebelumnya beralasan pemberian daftar pertanyaan ini dilakukan agar para capres dan cawapres bisa menjawab secara lebih detail. Namun Sigit menilai alasan tersebut tak relevan.

"Sebab, visi misi capres-cawapres sudah disampaikan secara detail dalam dokumen yang dilaporkan ke KPU," ujar dia.

Menurut dia, masyarakat bisa mengakses visi misi itu di website KPU jika memang ingin mendapat gambaran detail.

Baca: Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap

Baca: Penjelasan Prabowo-Sandiaga Uno Kenakan Jas Hitam dan Dasi Merah di Surat Suara Pilpres 2019

Lebih jauh, Sigit mengungkapkan, pertanyaan debat pilpres sebelumnya tak disusun oleh panelis.

Panelis hanya bertugas menyusun isu-isu strategis dari tema yang diangkat untuk diserahkan kepada moderator. Selanjutnya, kata Sigit, moderatorlah yang bertugas memformulasikan pertanyaan untuk disampaikan kepada capres-cawapres.

Ketua KPU Arief Budiman sebelumnya menjelaskan, ada dua model lontaran pertanyaan dalam debat Pilpres 2019, yakni terbuka dan tertutup.

Model terbuka artinya, pertanyaan sudah lebih dulu diserahkan ke peserta sebelum penyelenggaraan debat. Model ini membuka kesempatan bagi peserta debat untuk mendalami pertanyaan dan menyiapkan jawaban.

Nantinya, tidak semua pertanyaan debat yang diberitahukan ke peserta betul-betul akan ditanyakan dalam penyelenggaraan debat.

Baca: Alhirnya KPU Tetapkan 6 Panelis Debat Pilpres 2019, Ini Nama-namanya

Baca: Respons Amien Rais Atas Foto Surat Suara Pilpres 2019 Pasangan Jokowi-Maruf Amin

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved