Kriminalitas Banjar

Saat Terlelap, Keluarga ini Dikagetkan dengan Aksi Perampokan yang Mengancam Jiwa Mereka

Aksi perampokan dengan senjata tajam terjadi di rumah Hj Jaliha, warga Jalan Pemangkihtengah RT 6 Desa Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatahmakmur, Banjar

Saat Terlelap, Keluarga ini Dikagetkan dengan Aksi Perampokan yang Mengancam Jiwa Mereka
BPost Cetak
Metro Banjar edisi cetak Minggu (6/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Aksi perampokan dengan senjata tajam terjadi di rumah Hj Jaliha, warga Jalan Pemangkihtengah RT 6 Desa Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatahmakmur, Banjar.

Aksi yang dilakukan oleh empat orang pelaku tersebut dialami Hj Jaliha sekeluarga pada Sabtu (5/1) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapolsek Kertakhanyar melalui Kanit Reskrim, Ipda Cahyo Sogiono mengatakan, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Kertakhanyar, Sabtu (5/1) pukul 11.00 Wita.

"Langsung kami tindaklanjuti. Lokasi kejadiannya di rumah korban sendiri yakni Jalan Pemangkih Tengah RT 6 RW 2 Desa Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatahmakmur, Banjar," ucap pria yang akrab disapa Cahyo itu.

Baca: Respons Pacar Artis FTV Vanessa Angel Usai Diperiksa Kasus Prostitusi Online Surabaya di Polda Jatim

Baca: KalselPedia - Sejak1965 RSUD Idaman Banjarbaru Berdiri, Kini Begitu Modern di Jalan Trikora

Baca: Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2019 & SBMPTN 2019 - 85 Link PTN Via web.snmptn.ac.id

Baca: Vanessa Angel Digrebek Mau Layani Hidung Belang, Unggahan Instagram Cucu Soekarno Ini Jadi Sorotan

Cahyo menceritakan, atas laporan korban bahwa, sekitar pukul 02.00 Wita ada empat orang pria dewasa mendatangi rumahnya yang dihuni Hj Jaliha bersama suami serta dua anaknya dan seorang teman anaknya.
Malam itu mereka semua terlelap tidur.

Tiba-tiba terdengar suara gaduh kedatangan empat orang itu, akhirnya mereka terbangun dan melihat keempat pelaku mendobrak pintu dan langsung masuk ke dalam rumah.

"Keempat pelaku yang tidak mengenakan topeng atau tidak mengenakan penutup wajah. Masing-masing membawa senjata tajam jenis parang menghunuskan dan menodongkannya ke arah penghuni rumah. Pelaku juga mengancam akan membunuh penghuni rumah jika tidak menyerahkan emas setengah kilogram," katanya.

Namun, karena Hj Jaliha dan anggota keluarganya yang lain tidak memiliki emas akhirnya para pelaku menjarah barang milik korban.

Yakni satu buah sepeda motor Honda Vario DA 6646 CO tahun 2009 beserta BPKB nya, satu handphone merek Huawei, satu handphone Brandcode Prime, satu HP merek Evercoss, satu buah handphone ZTE, satu buah KTP EL dan sim C atas nama Supian Hadi.

Pelaku juga menjarah sepasang anting emas 99 seberat dua gram milik Hj Jaliha.

Setelah mengambil barang-barang milik korban dan melucuti anting-anting pelapor, selanjutnya pelaku mengikat tangan semua yang ada dalam rumah dan menutup mulut dengan kain.

Keempat pelaku meninggalkan rumah pelapor dan kabur dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario hasil jarahan yang ada diluar rumah.

"Atas kejadian tersebut, Hj Jaliha yang merupakan kelahiran 1975 itu mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 15 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kertakhanyar," imbuhnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved