Kriminalitas Banjar

Setahun Buron Setelah Melakukan Penusukan, Jalaludin Tak Berkutik Diamankan Petugas

Sempat lebih setahun berlalu, Unit Reskrim Polsek Gambut berhasil meringkus Muhammad Jalaludin (37), tersangka pelaku penganiayaan pada 27 Agustus

Setahun Buron Setelah Melakukan Penusukan, Jalaludin Tak Berkutik Diamankan Petugas
BPost Cetak
Metro Banjar edisi cetak Minggu (6/1/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, GAMBUT - Sempat lebih setahun berlalu, Unit Reskrim Polsek Gambut berhasil meringkus Muhammad Jalaludin (37), tersangka pelaku penganiayaan pada 27 Agustus 2017 silam.

Pria kelahiran 16 Mei 1982 itu akhirnya diringkus Sabtu (5/1) sekitar pukul 12.30 Wita di Desa Handilgayam, Gambut, Banjar.

Kaposek Gambut AKP Purnoto melalui Kanit Resrim Polsek Gambut, Ipda H Ruspandi mengatakan, tersangkat ditangkap saat sedang mabuk di Desa Handilgayam, Kecamatan Beruntung Baru, Banjar.

Saat diamankan, pria yang belum beristri itu tidak melakukan perlawanan.

"Kami dapat informasi bahwa tersangka ada di kampung Desa Handilgayam. Selama ini M Jalaludin melarikan diri ke Samarinda, Kalimantan Timur, dan begitu dapat informasi bahwa sudah pulang sebulan terakhir ini dan akhirnya saat di Desa Handilgayan itulah kami tangkap," ucap Ruspandi, Sabtu (5/1).

Baca: Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2019 & SBMPTN 2019 - 85 Link PTN Via web.snmptn.ac.id

Baca: KalselPedia - Grand Surya Hotel Berbintang di Kotabaru, Berlantai Tiga dekat Masjid Agung

Baca: Pengakuan Artis FTV Vanessa Angel Pada Manajer Sebelum Digerebek Kasus Prostitusi Online di Surabaya

Baca: Video Detik-detik Penangkapan Vanessa Angel & Avriellya Shaqqila, Polisi: Dibekuk di Kamar Hotel

Dia juga mengatakan, korbannya dua orang merupakan kakak beradik yakni Abdul Hadi yang mengalami luka tusuk diperut dan Ramli mengalami luka dada sebelah kiri dan siku.

Aksinya itu dilakukan di Jalan Guntungujung RT 1, tepatnya di depan Salon Tina Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar pada 27 Agustus 2017 lalu sekitar pukul 17.30 Wita.

"M Jalaludin ini sehari-hari petani atau pekebun, alamatnya di Jalan Amparaya Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan juga warga di Jalan Guntungujung RT 1 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, dia sering berpindah-pindah," imbuhnya.

Tersangka dijerat pasal 351 KUH Pidana.

Barangbukti yang diamankan yakni satu lembar kaos lengan panjang warna putih ada bercak darahnya, satu lembar lengan pendek merek Bandit Denim warna biru dan hitam yang ada bercak darahnya, sedangkan pisau yang digunakan pelaku sudah dibuangnya.

"Motifnya hanya karena salah paham, tersangka tersinggung dengan korban," tambah H Ruspandi.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved