Berita Kalteng

Warga Kalteng Waswas Kasus Curanmor Makin Meresahkan, ini yang Dilakukan Polisi

Bahkan, ada kecendrungan terus naik karena pelakunya bukan hanya warga Kalteng tetapi juga pendatang.

Warga Kalteng Waswas Kasus Curanmor Makin Meresahkan, ini yang Dilakukan Polisi
tribunkalteng.co/fathurahman
Polisi melakukan patroli keliling untuk memantau kamtibmas dan mencegah tindak kejahatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus pencurian kendaraan bermotor di Kalimantan Tengah hingga kini, masih tinggi.

Bahkan, ada kecendrungan terus naik karena pelakunya bukan hanya warga Kalteng tetapi juga pendatang.

Para pencuri kendaraan ini beraksi di parkiran tempat ibadah seperti masjid maupun gereja, bahkan juga ada yang nekat melakukan tindak kejahatan pencurian di kos atau wisma dan barak penduduk.

Nursandi, salah satu penghuni kos mahasiswa di Jalan Yos Soedarso Palangkaraya, mengatakan, dia tidak mau lagi sembarang memarkir kendaraanya di depan kos terutama malam hari, karena saat ini maling sepeda motor bergentayangan.

"Jera, aku naruh motor di depan kos, karena beberapa motor rekanku di kos, kecurian, karna meletakkan sepeda motor tanpa dikunci stang yang diletakkan di depan kos, makanya aku ga mau lagi markir sepeda motor tanpa dikunci stang," ujarnya, Minggu (6/1/2019).

Baca: Respons Pacar Artis FTV Vanessa Angel Usai Diperiksa Kasus Prostitusi Online Surabaya di Polda Jatim

Baca: KalselPedia - Sejak1965 RSUD Idaman Banjarbaru Berdiri, Kini Begitu Modern di Jalan Trikora

Baca: Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2019 & SBMPTN 2019 - 85 Link PTN Via web.snmptn.ac.id

Baca: Vanessa Angel Digrebek Mau Layani Hidung Belang, Unggahan Instagram Cucu Soekarno Ini Jadi Sorotan

Sementara itu, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto mengakui, kasus pencurian kendaraan bermotor masih tinggi bahkan ada kecendrungan naik, pihaknya terus melakukan upaya untuk melakukan pencegahan.

"Kami terus melakukan upaya untuk menanggulangi dan melakukan pencegahan kasus pencurian kendaraan bermotor ini, salah satunya dengan melakukan sosialisasi agar menggunakan kunci tambahan dan memarkir kendaraan tidak di sembarang tempat," ujarnya.

Wakapolda mengungkapkan, hingga saat ini tercatat kasus pencurian kendaraan bermotor naik sebanyak 76 persen dibanding tahun sebelumnya yakni dari 170 (2017) kasus menjadi 300 kasus (2018).
"Ini akan kami telisik terus jaringannya dan melakukan pencegahan, terutama meminta pemilik kendaraan untuk berhati-hati," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved