Modus Peredaran Narkoba di Kalteng

Bandar Malaysia Gunakan Warga Lokal Kalteng Sebagai Kurir, Krim Sabu Lewat Jalur Tikus di Perbatasan

Cara ini dipandang efektif, barang bisa dikirim lewat jalur darat bisa melalui jalan tikus yang dikirim melalui pinggiran kota, atau perbatasan.

Bandar Malaysia Gunakan Warga Lokal Kalteng Sebagai Kurir, Krim Sabu Lewat Jalur Tikus di Perbatasan
tribunkalteng.co/fathurahman
Kepala BNN Kalteng, Brigjen Pol Lilik Heri Setiadi, saat menjelaskan hasil tangkapan BNN Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Peralihan pengiriman narkoba jenis sabu khususnya yang awalnya dikirim melalui pengiriman barang lewat jalur ekspedisi menggunakan pesawat terbang ke jalur darat agar jumlah barang yang dikirim bisa lebih lancar.

Cara ini dipandang efektif, lantaran jika barang dikirim lewat jalur darat bisa melalui jalan tikus yang dikirim melalui pinggiran kota, atau perbatasan antara negara RI dan Malaysia.

Pengiriman barang dilakukan lewat sopir travel atau mobil sewaan yang dikirim lewat perbatasan Malaysia masuk lewat Kalimantan Barat hingga masuk ke Kalimantan Tengah.

Uniknya, pengiriman lewat jalur darat ini, bandar narkoba yang ada di luar negeri tersebut menggunakan kurir yang merupakan warga Kalteng sendiri yang selama ini juga masuk jaringan internasional.

Baca: Modus Peredaran Narkoba Di Kalteng, Lewat Jalur Udara Terendus Beralih ke Jalur Darat

Baca: Luna Maya Sindir Vanessa Angel? Mantan Reino Barack Tulis Ini Usai Geger Prostitusi di Surabaya

Baca: Setelah Vanessa Angel, Avriellia Shaqqila Bebas Terkait Prostitusi Online Artis, Berlinang Air Mata

Baca: Tarif Prostitusi Online Vanessa Angel Diungkap Polisi Usai Penggerebekan Artis FTV di Surabaya

Kepala BNN Kalteng, Brigjen Pol Lilik Heri S, Minggu (6/1/2019) mengungkapkan, kerap terjadi yang dipakai bandar narkoba dari luar negeri untuk dikirim ke Kalteng adalah warga lokal Kalteng sendiri atau pendatang yang telah lama memasoknya.

Putus Jaringan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah dan Ditresnarkoba Polda Kalteng berusaha memutus jaringan dan menangkap pelaku pengedar narkoba di Bumi Tambun Bungai secara optimal.

Dua lembaga ini, berkolaborasi dalam mencegah agar barang haram tersebut tidak sempat masuk dan diedarkan di Kalimantan Tengah, sebab itu beberapa jalur yang kerap dipakai sebagai sarana pengiriman barang haram tersebut diawasi ketat.

Sekitar sepuluh tahun silam narkoba yang masuk ke Kalteng kebanyakan dikirim melalui jasa ekspedisi atau melalui biro jasa lainnya yang menggunakan pesawat udara.

Upaya menghalau, peredaran lewat jalut udara tersebut sering digagalkan oleh petugas yang ternyata bekerjasama dengan pihak ekpedisi maupun masyarakat untuk menggagalkan masuknya barang haram tersebut.

Kabid Pemberantasan BNN Kalteng I Made Kariada saat menjelaskan modus pelaku pengedar narkoba di Kalteng.(faturahman) (tribunkalteng.com/faturahman)
Sehingga saat ini sudah jarang adanya pengiriman barang haram berupa narkoba tersebut yang dikirim lewat pesawat udara, karena sering tetangkap petugas.

" Ya,memang saat ini, pengiriman narkoba tidak lagi lewat udara tetapi dialihkan lewat jalur darat yang diselundupkan lewat perbatasan Malaysia," ujar Kabid Pemberantasan BNN Kalteng I Made Kariada, Minggu (6/1/2019). (banjarmqsinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved