Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Gara-gara Seledryl, Taufiq Berurusan dengan Polisi, Terancam Kurungan 10 Tahun

Taufiq Rahman (28) alias Upik warga Desa Tawia Kecamatan Angkinang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Gara-gara Seledryl, Taufiq Berurusan dengan Polisi, Terancam Kurungan 10 Tahun
(Humas Polres HSS
Pelaku dan barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Taufiq Rahman (28) alias Upik warga Desa Tawia Kecamatan Angkinang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Upik diketahui menjual obat jenis seledryl yang dilarang edarnya.

Dia tertangkap tangan memiliki obat seledryl sebanyak 48 butir.

Dia diamankan pada Jumat, (4/1) di Jalan Baruh Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang pada pukul 13.30 WITA.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kasubbag Humas Iptu Ghandi R membenarkan dengan penangkapan pelaku.

"Pelaku diamankan karena memiliki obat jenis terlarang. Ada empat keping atau 48 butir seledryl saat pelaku diamankan," katanya, Senin, (7/1).

Baca: Sultan Muhammad V Mundur, Para Sultan Malaysia Bersiap Pilih Raja Baru, Ini Para Kandidatnya

Baca: Dengan Cara Seperti ini, Seorang Tunawisma Bisa Belanja hingga Rp1 Milliar dengan ATM Kosong

Baca: 45 Artis, 100 Model Diduga Terlibat Prostitusi Online, Vanessa Angel & Avriellia Shaqqila Tersangka?

Baca: Irwan Mussry Pamer Bareng Wanita Ini Saat Maia Estianty Umrah Bersama Al Ghazali dan Dul Jaelani

Pelaku diamankan saat anggota polsek angkinang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang ada pelaku yang menjual seledryl.

Kemudian setelah mendapat informasi anggota polsek angkinang beserta Satresnarkoba Polres HSS melakukan pemeriksaan dan ditemukan obat jenis seledryl sebanyak empat keping.

Seledryl yang berisi keseluruhan 48 butir disimpan pelaku dalam saku belakang sebelah kanan.

"Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Angkinang untuk proses penyidikan lebih lanjut," katanya.

Pelaku di jerat pasal 196 Jo 198 UU Kesehatan No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved