Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Ngamuk Sambil Bawa Senjata Tajam, JM Diamankan Polisi Padang Batung

JM (26), warga Dusun Luwau, Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) diamankan aparat kepolisian.

Ngamuk Sambil Bawa Senjata Tajam, JM Diamankan Polisi Padang Batung
Polres Hulu Sungai Selatan
JM (26), warga Dusun Luwau, Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan barang bukti senjata tajam. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - JM (26), warga Dusun Luwau, Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) diamankan aparat kepolisian.

JM diamankan pada Sabtu, (5/1/2019) sekitar pukul 09.30 WITA karena kepemilikan senjata tajam (sajam) tanpa izin.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu membenarkan dengan penangkapan pelaku.

"Pelaku diamankan karena membawa, menyimpan dan menguasai senjata tajam tanpa ijin dan haknya di Dusun Luwau Desa Karang Jawa Kecamatan Padang Batung," katanya, Senin, (7/1).

Baca: 45 Artis, 100 Model Diduga Terlibat Prostitusi Online, Vanessa Angel & Avriellia Shaqqila Tersangka?

Baca: Mucikari Miliki 45 Foto Identitas Artis Tergabung Prostitusi Online Selain Vanessa Angel, Avriellia

Awalnya, pada Jumat 4 Januari 2019 pukul 23.00 Wita, anggota polsek Padang Batung mendapat laporan masyarakat mengenai ada seseorang laki-laki yang mengamuk dengan menggunakan senjata tajam.

Kemudian anggota polsek Padang Batung mendatangi tempat kejadian, namun tersangka melarikan diri dan membuang senjata tajam jenis pisau.

JM baru diamankan pada Sabtu, (5/1) pagi sekitar pukul 09.30 WITA di rumahnya karena kepemilikan senjata tajam (Sajam) tanpa izin.

Sajam yang diamankan jenis penikam penusuk jenis raja tumpang dengan panjang besi 17,7 cm, lebar 2 cm dan panjang keseluruhan 26 cm. Kumpang dari kayu warna coklat dan hulu dari kayu warna coklat.

Selain itu juga diamankan senjata tajam penikam penusuk jenis parang dengan panjang besi 47,5 cm, lebar besi 3,5 cm, panjang keseluruhan 69,7 cm dengan gagang dan kumpang terbuat dari kayu warna coklat.

"Tersangka serta barang bukti diamankan di Polsek Padang Batung untuk pemeriksaan lanjut lanjut," katanya.

Pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara (banjarmasinpost.co.id/Rian).

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved