Kopi Tak Hanya Dicampur Susu atau Krimer, ini Campuran Baru Minum Kopi

Saat ditanya pesanan kopi pagi, kita mungkin hanya perlu memutuskan apakah suka kopi hitam, atau dengan tambahan susu dan pemanis.

Kopi Tak Hanya Dicampur Susu atau Krimer, ini Campuran Baru Minum Kopi
intisari online
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saat ditanya pesanan kopi pagi, kita mungkin hanya perlu memutuskan apakah suka kopi hitam, atau dengan tambahan susu dan pemanis.

Namun, dilansir dari Reader's Digest, kini ada tren kopi baru, di mana para penggemar diet keto mengklaim tambahan tersebut dapat membantu menurunkan berat badan.

Lalu, apa yang mereka taruh dalam kopi? Menurut Wall Street Journal (WSJ), para pelaku diet keto meminta kopi yang diisi dengan mentega dan minyak kelapa.

Bagaimana bisa, mentega yang acap kali dikenal karena lemak jenuh yang menyumbat pembuluh nadi, membantu orang menurunkan berat badan? Penganut diet keto rendah karbohidrat mengatakan, lemak dalam mentega dan minyak membantu mereka merasa kenyang.

Baca: Bukan Gading Marten, Julie Estelle Dikabarkan Dekat dengan Mantan Maia Estianty Pebalap Pengusaha

Baca: NEWSVIDEO: Titi Wanita Raksasa Berbobot 350 Kg Asal Palangkaraya

Baca: Beda Tarif Dari Vanessa Angel dan Avriella Shaqqila, Mucikari: Artis Dibawa ke Hongkong Singapura

Baca: Ustadz Muhammad Arifin Ilham Dikabarkan Sakit, Tokoh Banua Ini Langsung ke Jakarta untuk Memastikan

Baca: Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 Komnas HAM, Cek Link, Syarat & Jadwal Berkas tak via sscn.bkn.go.id

Tren ini berawal beberapa tahun lalu ketika pengusaha Silicon Valley, Dave Asprey, minum teh dengan mentega di Tibet, kemudian kembali ke Amerika Serikat dan meluncurkan perusahaan bernama

Perusahaan ini kini memiliki sederet kopi, bar energi, dan suplemen yang dibangun berdasarkan konsep tersebut.

"Orang-orang yang mengasup Bulletproof Coffee untuk sarapan tidak perlu khawatir (lapar) hingga setelah makan siang," kata Asprey kepada WSJ.

Kendati demikian, pakar nutrisi klinis Universitas Boston, Joan Salge Blake meragukan hal tersebut.

Menurutnya, sarapan semacam itu tidak sepenuhnya baik.

"Apakah itu memiliki efek jangka panjang pada pengelolaan berat badan, masih harus dilihat."

Di sisi lain, ada beberapa pendukung di komunitas medis untuk minum mentega dan minyak dalam kopi.

Direktur Cleveland Clinic Center for Functional Medicine Mark Hyman mengatakan, kopi mengandung minyak trigliserida rantai menengah atau minyak MCT, yang dapat membantu orang merasa lebih kenyang (seperti lemak lainnya).

Menurut Hyman, tubuh mungkin memecah lemak-lemak ini lebih cepat, serta membuat mereka lebih kecil kemungkinannya untuk disimpan sebagai lemak pada tubuh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Tren Minum Kopi dengan Mentega dan Minyak Kelapa, Tertarik?"

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved