Kriminalitas Banjarmasin

Kronologi & Motif Pelaku Pembunuhan di Pekapuran Raya Diungkap Polisi Usai Tangkap Pelakunya

Kronologi & Motif Pelaku Pembunuhan di Pekapuran Raya Diungkap Polisi Usai Tangkap Pelakunya

Kronologi & Motif Pelaku Pembunuhan di Pekapuran Raya Diungkap Polisi Usai Tangkap Pelakunya
istimewa/ Dok Polsek Banjarmasin Timur untuk BPost Group
Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur, Iptu Timuryono saat mengintogerasi Ular Tanah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kronologi & Motif Pelaku Pembunuhan di Pekapuran Raya Diungkap Polisi Usai Tangkap Pelakunya

Rupanya tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian menciduk pelaku pembunuhan di kawasan Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur Kalsel, Senin (7/1/2019) sore tadi.

Muhammad Irfani alias Ular Tanah, dibuat tak berkutik saat tim gabungan Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur menciduknya, Senin malam.

Ia sebelumnya ditangkap di rumahnya kawasan Jalan Pekapuran A, Banjarmaain Timur atau tak jauh dari tempat kejadian perkara.

Sementara berdasarkan informasi diperoleh, peristiwa pembunuhan tersebut bermula saat korban, Dendi (25) tiba-tiba dikejar pelaku, Ular Tanah.

Baca: Terinspirasi Ceramah Megawati Soal Soekarno, Fahri Hamzah Usul Jadi Bahan Tema Debat Pilpres 2019

Baca: Ramai Prostitusi Online Vanessa Angel, Ini Daftar 5 Pemain Bola Dunia yang Terlibat Prostitusi

Baca: Heboh Wanita Berbobot 350 Kg di Palangkaraya, Dapat Julukan Wanita Tergemuk di Provinsi Kalteng

Baca: Jika Luna Maya dan Nafa Urbach Sindir Vanessa Angel Usai Prostitusi Online, Feby Febiola Justru Beda

Mereka yang semula berada di Jalan Pekapuran kemudian menuju masuk Gang Majedi, hingga akhirnya penganiayaan pun tak terhindarkan.

Dendi bersimbah darah. Kendati ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tetap tak tertolongkan.

Sementara Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol H Uskiansyah melalui Kasi Humasnya, Aiptu Partogi H membenarkan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan, Dendi.

Menurutnya dugaan motif sementara atas pembunuhan tersebut lantaran pelaku menyimpan dendam lama terhadap korban.

"Karena pada April 2018 lalu korban pernah melakukan penganiayan terhadap pelaku," jelas Partogi.

Saat ini menurutnya pelaku sudah diamankan ke Mapolresta Banjarmasin guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved