Satgas Antimafia Bola Amankan Wasit Liga 3 2018 Kasus Dugaan Suap Pengaturan Skor Terima 45 Juta

Satgas Antimafia Bola Amankan Wasit Liga 3 2018 Kasus Dugaan Suap Pengaturan Skor Terima 45 Juta

Satgas Antimafia Bola Amankan Wasit Liga 3 2018 Kasus Dugaan Suap Pengaturan Skor Terima 45 Juta
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Satgas Antimafia Bola akhirnya menetapkan satu lagi tersangka baru dalam kasus dugaan suap dan pengaturan skor.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan kalau tersangka baru dugaan suap dan pengaturan skor tersebut berinisial NS alias Nurul Safarid pada Selasa (8/1/2019).

Nurul Safarid merupakan wasit Liga 3 2018 yang ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap Rp 45 juta untuk memenangkan Persibara Banjarnegara.

"Hari ini satu lagi tersangka sudah diamankan oleh Satgas Antimafia Bola atas nama saudara NS," ujar Brigjen Pol Dedi Prasetyo dilansir BolaSport.com dari Kompas.

Baca: Gelandang Persija Sandi Sute Datangi Langsung CEO Kalteng Putra Untuk Meminta Maaf Serahkan 475 Juta

Baca: Beda Tarif Dari Vanessa Angel dan Avriella Shaqqila, Mucikari: Artis Dibawa ke Hongkong Singapura

Baca: Bukan Gading Marten, Julie Estelle Dikabarkan Dekat dengan Mantan Maia Estianty Pebalap Pengusaha

Baca: Respons Adik Billy, Uta Syahputra Usai Ditawari Pekerjaan Kriss Hatta: Gua Beli Pencucian Mobil

"[Dia] berperan sebagai wasit antara PS Persibara melawan PS Pasuruan," sambung Dedi.

Dedi menjelaskan kalau Nurul Safarid sudah diamankan di daerah Garut, Jawa Barat pada Senin (7/1/2019) siang.

"[Nurul Safarid] sudah ditahan oleh satgas Mafia Bola. Kenapa? Karena mendasari hasil pemeriksaan tersangka yang sudah ditetapkan terlebih dulu," ujar Dedi.

Andi Darrussalam Tabussala, menyebut sejumlah keanehan di Final Piala AFF 2010, di acara Mata Najwa 19 Desember 2018. Sebut keanehan proses gol terjadi dan menyoroti keanehan yang dilakukan Maman Abdurrahman.
Andi Darrussalam Tabussala, menyebut sejumlah keanehan di Final Piala AFF 2010, di acara Mata Najwa 19 Desember 2018. Sebut keanehan proses gol terjadi dan menyoroti keanehan yang dilakukan Maman Abdurrahman. (montase foto (YouTube/Mata Najwa, Facebook/Galeri Liga Indonesia))

"Tersangka tersebut sudah menyampaikan di dalam keterangannya atas nama Mbah Pri [komisi wasit, Priyanto], JL [Komite Exco PSSI, Johar Ling Eng], dan Mbah Putih [anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto alias Mbah Putih]," imbuh Dedi.

Nurul saat ini resmi ditetapkan sebagai tersangka kelima yang diciduk Satgas Antimafia Bola.

Sebelumnya Satgas Antimafia Bola telah menangkap empat nama yakni Johar Lin Eng, Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, dan Dwi Irianto alias Mbah Putih.(Bolasport)

Berita ini tayang di Bolasport

Editor: Restudia
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved