Satgas Antimafia Bola Ungkap Bagaimana Wasit Liga 3 2018 Terima Suap Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Ungkap Bagaimana Wasit Liga 3 2018 Terima Suap Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Ungkap Bagaimana Wasit Liga 3 2018 Terima Suap Pengaturan Skor
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Satgas antimafia bola baru saja menetapkan satu lagi tersangka pengaturan skor Liga 3 2018, yakni seorang wasit bernama Nurul Safarid, pada Selasa (8/1/2019).

Adalah wasit Nurul Safarid yang ditahan Satgas Antimafia Bola terkait kasus pengaturan skor di liga 3 2019.

Dilansir BolaSport.com dari Kompas, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyom menjelaskan mengapa Nurul Safarid bisa ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor Liga 3 2018.

“Sudah ditahan oleh satgas antimafia bola. Kenapa? Karena mendasari hasil pemeriksaan tersangka yang sudah ditetapkan terlebih dulu, tersangka tersebut sudah menyampaikan di dalam keterangannya atas nama Mbah Pri (komisi wasit, Priyanto), JL (Komite Exco PSSI, Johar Ling Eng), dan Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto alias Mbah Putih),” Ujar Dedi.

Baca: Hasil Drawing 32 Besar Piala Indonesia 2018, Ini Lawan Persija Jakarta, Persib Bandung dan Barito

Baca: Ditinggal Billy Syahputra dan Hilda Vitria Pergi ke Jepang, Uta Syahputra Sebut Ingat Almarhum Olga

Baca: Respons Adik Billy, Uta Syahputra Usai Ditawari Pekerjaan Kriss Hatta: Gua Beli Pencucian Mobil

Baca: Beda Tarif Dari Vanessa Angel dan Avriella Shaqqila, Mucikari: Artis Dibawa ke Hongkong Singapura

Nurul diduga menerima uang Rp45 juta dari mantan anggota komisi wasit, Priyanto untuk memenangkan Persibara Banjarnegara di kompetisi Liga 3.

Cara kerja mafia bola dalam melakukan suap kepada wasit pun terungkap.

Dedi menjelaskan, sebelum memimpin pertandingan, Nurul melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak, yakni Priyanto (mantan komisi wasit), Johar Lin Eng (anggota Komite Eksekutif  PSSI), Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI), Anik Yuni Artika Sari, dua asisten wasit, wasit Chalid Hariyanto, serta pengamat pertandingan.

Jadwal Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2 Live Trans 7
Jadwal Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2 Live Trans 7 ((Instagram NajwaShihab))

Pertemuan itu membahas tentang cara untuk memenangkan Persibara melawan PS Pasuruan.

Kemudian tersangka Priyanto memberikan uang kepada wasit Nurul sebesar Rp45 juta.

Rinciannya Rp30 juta diberikan secara tunai di Hotel Central, kemudian sisanya diserahkan secara bertahap oleh Mbah Putih sebesar Rp10 juta secara tunai.

Halaman
123
Editor: Restudia
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved