Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan Penjualan, Pengembang ini Tawarkan Hadiah Cuma-cuma Membangun Dapur

Sepanjang tahun 2018 penjualan perumahan yang dirasakan pengembang perumahan, H Nuruddin Muchtar, tidak ada peningkatan yang menonjol.

Tingkatkan Penjualan, Pengembang ini Tawarkan Hadiah Cuma-cuma Membangun Dapur
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
H Nuruddin Muchtar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2018 penjualan perumahan yang dirasakan pengembang perumahan, H Nuruddin Muchtar, tidak ada peningkatan yang menonjol.

"Artinya, kami sebagai pengembang bisa bertahan saja sudah bersyukur.

berbagai usaha sudah kami lakukan di tahun 2018, tetapi perubahan penjualan biasa-biasa saja," papar Owner PT Sinar Dinar Jaya, PT Rumah Anugrah Ilahi dan PT Kalimantan Batara ini, Selasa (8/1/2019).

Ancah, panggilan akrab, Nuruddin Muchtar menambahkan, pihaknya sebenarnya telah melakukan promo-promo yang banyak dan sangat menguntungkan masyrakat MBR.

Lelaki kelahiran 12 April 1973 ini mengatakan pihaknya hanya menjual yang bersubsidi, karena masyarakat untuk membeli rumah non subsidi sangatlah minim.

Baca: Reaksi Gisella Anastasia Disebut Dekat Mischa Chandrawinata Saat Gading Marten Posting Julie Estelle

Baca: 4 Fakta Ustadz Arifin Ilham Dikabarkan Meninggal Dunia, Mulai Penyakitnya Hingga Arie Untung

Baca: Kondisi Terkini Vanessa Angel yang Terkait Kasus Prostitusi Online Artis, Tenangkan Diri di Sini

Baca: Hidup Seperti Crazy Rich Asian, ini Sosok Maharaja Terakhir dari Jaipur

Baca: Kuasa Hukum : Prostitusi Online Vanessa Angel untuk Tutup Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019

"Ini disebabkn diantaranya perekonomian kita saat ini sangatlah melemah," tandas Ancah yang membangun perumahan di kawasan Gambut ini.

Supaya minat dan daya beli masyarakat meningkat, di awal tahun 2019 ini, Ancah akan melakukan berbagai promo dari tanpa DP sampai memberikan hadiah cuma-cuma membangun dapur.

"Ini supaya nasabah atau pembeli rumah tersebut tidak perlu lagi memikirkan membangun dapur dan benar-benar siap huni," tegasnya.

Mengenai perizinan, lanjut Ancah, sangatlah mudah.

Namun, saat ini diperlakukan kembali wajib bayar, sedangkan sebelumnya 100 persen gratis.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved