Kalselpedia

Kalselpedia : Profil PD BARAMARTA, Penyokong Potensial PAD Kabupaten Banjar

Kalselpedia : Profil PD BARAMARTA, Penyokong Potensial PAD Kabupaten Banjar

Kalselpedia : Profil PD BARAMARTA, Penyokong Potensial PAD Kabupaten Banjar
banjarmasin post group/ idda royani
Kantor PD Baramarta di Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kalselpedia : Perusahaan Daerah (PD) Baramarta adalah perusahaan bentukan Pemerintah Kabupaten Banjar yang bergerak di bidang usaha pertambangan batu bara. Pembentukannya dituangkan pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 19 tahun 1998.

Pendirian PD Baramarta diinisiasi oleh Bupati Banjar pada masa itu yakni Abdul Madjid, tepat ketika Indonesia berada masa transisi dari era Orde Baru ke era Reformasi.

Latar belakang munculnya inisiasi atau gagasan tersebut dipicu keprihatinan melihat wilayah Banjar yang kaya sumber daya alam terutama batu bara, tapi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) minim.

Di tengah upaya melakukan penataan pertambangan, pemerintah pusat memberikan izin area konsesi PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara) secara cuma-cuma kepada dua perusahaan daerah di Kalsel yakni PD Baramarta dan PD Bangun Banua milik Pemprov Kalimantan Selatan. Pemberian izin tersebut tertanggal 31 Mei 1998 seluas 7.486 hektare di wilayah Kecamatan Sungaipinang.

Seiring berjalannya waktu guna memantapkan kinerja PD Baramarta, Pemkab Banjar merevisi Perda 19/1998 menjadi Perda nomor 24 tahun 2000.

Pada tahun 2007, lahan konsesi yang diberikan kepada PD Baramarta berubah menjadi 2.634,55 hektare berdasar Kepmen ESDM nomor 417.K/34.02/DJB/2007 tanggal 22 November 2007. Perubahan luasan lahan ini merupakan dampak kebijakan penataan tambang batu bata di Kalsel oleh pemerintah pusat.

Lalu, berdasar Kepmen ESDM nomor 328.K/30.00/DJB/2008 tanggal 13 Mei 2008 PD Baramarta mengantongi izin eksploitasi. Sejak berdiri, PD Baramarta tidak melakukan aktivitas tambang secara mandiri, tapi memiliki subkontraktor baik pada sektor penambangan, angkutan maupun jalur distribusi. Di antaranya PT Pama Persada Nusantara dan PT Madhani Talah Tajatah Nusantara. Saat ini (2019) hanya ada satu subkontraktor yakni PT Prima Multi Prada.

Direksi perdana yang yang ditunjuk Bupati Abdul Madjid untuk mengelola PD Baramarta berasal dari kalangan pejabat pemerintahannya. Mereka yakni Chairiansyah (kabag Perekonomian dan Penyusunan Program Pemkab Banjar) yang ditunjuk sebagai direktur utama.

Dua direktur lainnnya yakni Direktur Operasional H Adriansyah (kabag Humas Pemkab Banjar) dan Direktur Umum Zacky Hafizie (kabag Hukum Pemkab Banjar).

Dari sejumlah perusahaan daerah yang ada, PD Baramarta adalah penyokong potensial pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Banjar senilai miliaran rupiah tiap tahunnya. Perusahaan ini secara rutin tiap tahun membayar royalti sebesar 23,5 persen kepada pemerintah pusat yang selanjutnya 7 persen di antaranya dikembalikan lagi ke Pemkab Banjar.

Pascaberakhirnya masa tugas direksi di bawah kepempimpinan Chairiansyah, pada September 2008 Pemkab Banjar di bawah kepemimpinan Bupati Pengeran Khairul Saleh mengangkat direksi baru yakni H Sofyan Asli (dirut). Lalu, direktur umum dijabat Teguh Imanullah dan direktur operasional dijabat Akhmad Sugian Noor.

Halaman
1234
Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved