Prostitusi Online Artis FTV

Pengacara Artis Vanessa Anggel yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Putuskan Mundur karena Hal Ini

Zakir mengatakan, terhitung hari ini, Selasa (8/1/2019), ia dan timnya tak akan lagi mendampingi VA menghadapi kasus prostitusi online.

Pengacara Artis Vanessa Anggel yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Putuskan Mundur karena Hal Ini
Tribun Jatim
Vanessa Angel saat ditangkap karena prostitusi Online 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pascadipulangkannya Artis Vanessa Angel dari Polda Jatim setelah diciduk dari sebuah hotel di Surabaya karena diduga terlibat kasus prostitusi online, pengacara yang mendampinginya saat diperiksa polisi, secara tiba-tiba menyatakan mundur.

Dilansir dari Kompas.com, Kuasa hukum artis sinetron berinisial VA, Muhammad Zakir Rasyidin, memutuskan mundur.

Zakir mengatakan, terhitung hari ini, Selasa (8/1/2019), ia dan timnya tak akan lagi mendampingi VA menghadapi kasus prostitusi online.

"Benar (mundur), iya per hari ini," tulis Zakir kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa malam.

Zakir mengatakan, pertimbangannya mengundurkan diri sebagai kuasa hukum VA karena ada hal yang ia rasa sudah tidak sejalan dengan fakta yang ada.

Baca: Link Video & Foto Vanessa Angel Diburu Usai Kasus Prostitusi Online, Cek Bahaya Pornografi ke Otak

"Semestinya kita membantu polisi membuka Fakta, agar Jaringan prostitusi ini bisa dibuka," tulis Zakir.

"Bukan membenturkan lawyer dengan polisi, hanya karena ingin ada pembenaran bukan kebenaran, dan insiden ini tentu bertentangan dengan NURANI," tambahnya.

Kuasa hukum Vanessa Angel, M. Zakir Rasyidin (kanan) dan Jane Shalimar (tengah) memberikan keterangan dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan Vanessa di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).)
Kuasa hukum Vanessa Angel, M. Zakir Rasyidin (kanan) dan Jane Shalimar (tengah) memberikan keterangan dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan Vanessa di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).) (KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA)

Sebelumnya, dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan VA di kompleks apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019), Zakir membantah keterlibatan kliennya dalam kasus prostitusi online.

"Kalau klien kami menerima 80 juta tidak benar. Tarifnya 80 juta tidak ada. Percakapan dari mana itu? Munculkan. Tidak ada," ucap Zakir.

"Kalau ke rekening Vanessa kita pun pasti bisa memberi penjelasan soal itu. Tapi kan klien kami memberi penjelasan tidak pernah menerima uang itu," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved