Kriminalitas Kotabaru

Penyuplai dan Dua Kurir Sabu Digulung Polsek Pulau Sebuku, Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polsek Pulau Sebuku berhasil menggalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Tidak tanggung-tanggung, selain mengamankan barang bukti sekaligus

Penyuplai dan Dua Kurir Sabu Digulung Polsek Pulau Sebuku, Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
polsek pulau sebuku untuk Banjarmasinpost.co.id
Arianto saat dibekuk anggota dipimpin langsung Kapolsek Pulau Sebuku Iptu Sahropi (dua dari kiri). Penggeledahan disaksikan Ketua RT desa Teluk Masjid (tiga dari kiri). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Sebuku berhasil menggalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Tidak tanggung-tanggung, selain mengamankan barang bukti sekaligus meringkus tiga pelaku.

Dari ketiga orang tersangka berhasil diringkus anggota, penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Pulau Sebuku Iptu Sahropi, Minggu (6/1/2019) lalu.

Dua di antaranya berperan sebagai pengedar dan kurir, sedangkan seorang lagi adalah penyuplai barang diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Terbongkarnya jaringan pengedar barang haram tersebut, bermula dari informasi masyarakat akan adanya transaksi sabu-sabu oleh tersangka Ahmad Husaini (26).

Baca: Iwan Mengaku Sembunyikan Sabu di Samping Rumah Warga, Kebebasannya Berakhir di Sini

Baca: Takut Lihat Kedatangan Polisi, Endang Genggam Erat Paket Sabu di Tangan Kiri

Baca: Simpan Dua Paket Sabu, Iwan Diciduk Satnarkoba Polres Banjarmasin, Diduga Kurir Narkoba

Berangkat dari informasi itu, beberapa anggota dipimpin Iptu Sahropi, melakukan penyelidikan. Berhasil meringkus Husaini, warga desa Serakaman, Kecamatan Pulau Sebuku.

Husaini yang dicegat di sekitar sekolah TK, dibuat tidak berkutik. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan tujuh paket sabu-sabu di dalam wadah permen milton yang disembunyikan di depan pagar sekolah TK.

Selain perpaket sabu seharga Rp 500 ribu, petugas juga menyita uang Rp 635 ribu yang diduga hasil dari penjualan sabu.

"Hasil introgasi pelaku mengaku, sabu sabu didapat dari Arianto," kata Sahropi kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (9/1/2019).

Mendapat informasi hasil interogasi, tidak berlama-lama. Masih dipimpin Iptu Sahropi, anggota langsung mengejar Arianto yang disebut oleh Husaini sebagai penyuplai narkotika kepadanya.

Baca: Syahrini Tulis Kata Sayang di Postingan Instagram, Berkaitan Reino Barack, Mantan Luna Maya?

Baca: Hasyim Tembak Sang Kekasih Lalu Tembak Kepala Sendiri di Kamar Hotel, Diduga Gara-gara Asmara

Pengejaran Arianto dilakukan dengan menyeberang laut, pun membuahkah hasil. Tersangka ditangkap di rumahnya di desa Teluk Masjid, Kecamatan Pulaulaut Timur.

Arianto juga mengakui, tujuh paket sabu-sabu disita dari Husaini berasal darinya. Selain disita dari Arianto uang hasil penjualan Rp 3,7 juta, serta barang bukti lainnya di antaranya pipe kaca dan plastik sedotan.

Selain meringkus Arianto, petugas juga membekuk Ardiansyah alias Unyil di dermaga pelabuhan speedboat desa Serakaman yang adalah seorang kurir dari bisnis barang harap tersebut.

"Dari unyil hasil pemeriksaan urine positif dan perangkat nyabu yang disimpan di rumah kosong di dalam hutan," tandas Sahropi.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved