Berita Banjarmasin

Saat Panas Berdebu, Saat Hujan Tergenang, Begini Parahnya Kerusakan Jalan Gubernur Soebarjo

Berdebu saat cuaca panas dan tergenang usai hujan menjadi pemandangan biasa yang terjadi di Jalan Gubernur Soebarjo di sekitar akses

Saat Panas Berdebu, Saat Hujan Tergenang, Begini Parahnya Kerusakan Jalan Gubernur Soebarjo
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Rabu (9/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berdebu saat cuaca panas dan tergenang usai hujan menjadi pemandangan biasa yang terjadi di Jalan Gubernur Soebarjo di sekitar akses ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Kondisi Ruas jalan Gubernur Soebarjo khususnya di antara Jalan Duyung Raya dan Barito Hilir Banjarmasin sepanjang kurang lebih 200 meter ini cukup memprihatinkan.

Jauh dari kata mulus, justru permukaan ruas jalan ini dipenuhi lubang, bahkan beberapa di antaranya selebar satu meter dan kedalaman kurang lebih 15 sentimeter.

Akibatnya para pengendara di jalan yang menjadi salah satu akses kawasan terminal peti kemas ini mau tidak mau menjalankan kendaraannya dengan merayap.

Baca: Reaksi Karni Ilyas Saat Tahu Sosok yang Buatnya Tak Jadi Moderator Debat Pilpres 2019

Baca: Perhatian Ustadz Abdul Somad & Habib Rizieq untuk Ustadz Arifin Ilham, Sandiaga Undo Menjenguk

Baca: Daftar Persiapan Prabowo-Sandiaga Uno Jelang Debat Pilpres 2019 Diungkap, Menyerang Lawan?

Baca: Perlakuan Sule pada Foto Mantan Istri Lina Meski Bakal Beri Ibu Baru bagi Rizky Febian & Putri Delia

Baca: Perubahan Syahrini Setelah Dikabarkan Menjalin Hubungan dengan Reino Barack, Mantan Luna Maya

Salah seorang pengendara truk yang melintas, Budi mengaku harus menahan laju kendaraannya bahkan tak mencapai 10 kilometer per jam ketika melalui ruas jalan ini.

Pasalnya menurut Budi, lubang-lubang di jalan ini begitu banyak dan mau tidak mau kendaraan berukuran besar pasti melewati lubang yang cukup dalam.

"Apalagi kalau bawa kargo berat di atas 10 ton, lebih pelan lagi. Kalau lebih cepat sedikit bisa terbalik truknya," kata Budi.

Pengendara mobil lainnya di ruas jalan ini, Rahman juga nyatakan hal senada.

Bahkan menurut Rahman kondisi jalan yang buruk ini sudah semakin parah setahun belakangan.

Apalagi di saat atau setelah hujan deras tambahnya, melewati jalan ini wajib ekstra hati-hati karena cukup banyak lubang yang tergenang air hingga tak terlihat pengendara.

"Kalau hujan tidak kelihatan, yang pakai sepeda motor kadang ada yang jatuh saking dalamnya lubang dan tidak kelihatan karena tergenang," kata Rahman.

Melewati ruas jalan tersebut hampir setiap hari, Rahman bahkan mengaku sudah ingat dimana saja letak lubang di ruas jalan ini sehingga dapat lebih hati-hati menghindarinya.

Jalan ini memang menjadi jalan akses utama truk-truk bermuatan besar termasuk truk pengangkut peti kemas menuju Terminal Peti Kemas dan Pelabuhan Trisakti dari arah Jalan Lingkar Selatan menuju Banjarmasin.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved