Berita Kabupaten Banjar

Dinkes Banjar Inisiasi Penggalangan Dana Bayi Jeune Syndrom, Petinggi Dewan Spontan Beri Uang Saku

Bayi berusia setahun, Muhammad Alfatih, yang menderita jeune syndrome kian memantik empati berbagai kalangan.

Dinkes Banjar Inisiasi Penggalangan Dana Bayi Jeune Syndrom, Petinggi Dewan Spontan Beri Uang Saku
Ikwansyah untuk Banjarmasinpost.co.id
JENGUK - Kadinkes Banjar Ikwansyah (tengah) bersama Ketua Komisi 4 DPRD Banjar H Gt Abdurrahman dan rombongan menjenguk Muhammad Alfatih di RSCM Jakarta, Rabu (10/01/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bayi berusia setahun, Muhammad Alfatih, yang menderita jeune syndrome kian memantik empati berbagai kalangan. Dua hari lalu giliran petinggi DPRD Banjar yang menjenguk.

Lebih dari itu, wakil rakyat Bumi Banjar tersebut langsung memberikan bantuan. Ibunda Alfatih, Rifqi Diniati, terharu dan mengucapkan terima kasih tak terhingga.

"Rabu kemarin saya mendampingi kegiatan DPRD Banjar di Jakarta. Sekalian, kami meluangkan waktu untuk menjenguk Alfatih di RSCM," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar Ikwansyah, Kamis (10/01/2019).

Petinggi DPRD Banjar yang bersamanya menjenguk Alfatih yakni Ketua Komisi 4 H Gt Abdurrahman. Anggota dewan lainnya juga turut menjenguk balita malang anak warga kurang mampu Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, itu.

Baca: Alfatih Mendadak Terserang Diare, Pemulangan ke Kantor Perwakilan Banjar di Jakarta Tertunda

Baca: BREAKING NEWS : Siswi SMPN 5 Banjarbaru Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 150 Juta

Baca: Detik-detik Percakapan Si Penculik Minta Tebusan Rp 150 Juta, Bernada Ancaman Polda Turun Tangan

Ikwansyah menuturkan kondisi Alfatih neramgsur membaik. Namun hingga beberapa hari mendatang masih harus berada di ruangan perawatan karena balita tersebut sejak beberapa hari lalu terserang diare.

Kelak setelah sembuh dari diare dan sang ibunda telah selesai menjalani pelatihan P3 (pertolongan pertama pada kecelakaan), Alfatih akan diboyong ke kantor perwakilan Pemkab Banjar di Jalan Tebet Barat Dalamraya, Jakarta. Di tempat ini Alfatih akan menjalani rawat jalan.

Saat ini dirinya juga sembari menggalang dana kemanusiaan untuk menghimpun dana untuk biaya penanganan Alfatih selama nanti menjalani rawat jalan. Berdasar rincian keperluan alat bahan habis pakai (BAHP) yang diperlukan Alfatih selama rawat jalan sebesar sekitar Rp 25 juta per bulan.

"Aturan teknis keuangan tak memungkinkan bagi Pemkab Bankar untuk terus-menerus menyalurkan bantuan bulanan. Karena itu perlu donasi dari dermawan. Masalah ini juga sudah saya bicarakan dengan ketua Komisi 4. Semoga nanti ada solusi terbaik," tandas Ikwansyah.

Seyogyanya, pekan pertama Januari 2019 Alfatih mulai menjalami rawat jalan. Namun karena mendadak terserang diare sehingga tertunda.

Sejak Selasa (09/01/2019), Alfatih menjalani penanganan ekstra lagi akibat diare tersebut dan langsung mendapatkan antibiotik. Lama perawatan diperkirakan selama tujuh hari.

Baca: Penculikan Siswi SMPN 5 Banjarbaru, Polda Kalsel Turunkan Resmob Back Up Polres Banjarbaru

Baca: Naik Jet Teman, Ustadz Arifin Ilham Berobat ke Malaysia, Alvin Faiz dan Yusuf Mansyur Minta Doa

Baca: Penjelasan Ringgo Agus Rahman Kedapatan Jadi Driver Ojek Online, Terungkap Ada Kaitan dengan Anak?

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved