Siswi SMPN 5 Banjarbaru Diculik

Gagal Dapat Rp 150 Juta, Penculik Turunkan Siswi SMPN 5 Banjarbaru Dalam Kondisi Tangan Dilakban

Seorang Siswi SMPN 5 Banjarbaru jadi korban penculikan pada Rabu (9/1/2019) sore. Penculik minta uang tebusan Rp 150 juta rupiah.

Gagal Dapat Rp 150 Juta, Penculik Turunkan Siswi SMPN 5 Banjarbaru Dalam Kondisi Tangan Dilakban
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Suasana siswa di lingkungan SMP 5 Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seorang Siswi SMPN 5 Banjarbaru jadi korban penculikan pada Rabu (9/1/2019) sore. Penculik minta uang tebusan Rp 150 juta rupiah.

Tawar menawar uang tebusan sempat terjadi, beruntung pada malam harinya korban dilepas penculik dalam kondisi tangan terikat lakban di kawasan Cempaka.

"Benar diturunkan di sekitaran SMA 3. Sekitar pukul 19.30 WITA," ucap Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Debi Triyani Murdiyambroto melalui Humas Polsek Banjarbaru timur Aipda Hendra Fahmi ,Kamis (10/1) kepada reporter banjarmasinpost.co.id.

Korban penculikan berinisial AN ini diculik orang tak dikenal dengan mobil. Diculik saat AN meninggalkan kawasan sekolah Jalan Ambulung Kelurahan Guntung Manggis.

Baca: BREAKING NEWS : Siswi SMPN 5 Banjarbaru Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 150 Juta

Baca: Detik-detik Percakapan Si Penculik Minta Tebusan Rp 150 Juta, Bernada Ancaman Polda Turun Tangan

Baca: Naik Jet Teman, Ustadz Arifin Ilham Berobat ke Malaysia, Alvin Faiz dan Yusuf Mansyur Minta Doa

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah mengatakan, orangtua korban yang merupakan warga Kelurahan Palam, Cempaka, Kota Banjarbaru sempat ditelepon oleh terduga pelaku penculikan yang meminta uang tebusan sebesar Rp150 juta.

Pelaku kemudian menurunkan harga tebusan menjadi Rp 100 juta, lalu terakhir meminta Rp 50 juta. Namun, pihak keluarga tetap tidak memenuhi keinginan si pelaku.

Dibantu Resmob Polda Kalsel, jajaran Polres Banjarbaru masih melakukan penyelidikan dan penyisiran. Polisi mendapat laporan dari warga Cempaka pada Rabu (9/1/2019) malam itu, ditemukan anak perempuan dengan kondisi tangan diikat lakban. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved