Rumah Ketua KPK Diteror Bom

Pasca-teror Bom, Mobes Polri Siap Berikan Pengamanan Berlapis di Rumah Pimpinan KPK

Tidak hanya terjadi di kediaman La Ode Muhammad Syarif, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo juga tidak luput dari teror.

Pasca-teror Bom, Mobes Polri Siap Berikan Pengamanan Berlapis di Rumah Pimpinan KPK
Screenshot/Banjarmasin Post
Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (10/1/2019), Halaman 1 

BANJARMASINPOST.ID, JAKARTA - Pascateror bom di kediaman pimpinan KPK La Ode Muhammad Syarif, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu (9/1/2019), pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan akan memberikan pengamanan berlapis untuk pimpinan KPK.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan Polri siap memberikan keamanan berlapis bagi pimpinan KPK pascateror yang terjadi di rumah dua pimpinannya.

“Secara prinsip pengamanan sudah memadai, namun apabila dari KPK menginginkan pengamanan secara berlapis pihak kepolisian siap. Asal sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur),” tutur Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Sebelumnya pada Rabu (9/1/2019) dini hari, kediaman Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42 C RT 01/03, Kalibata, Pancoran dilempar bom molotov. Pada pagi harinya, di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah RT 4 RW 14, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diteror bom. Bom diduga rakitan ditemukan di pagar rumah Agus.

Baca: Rumah Laode Muhammad Syarif Dilempar Bom Molotov, Kediaman Ketua KPK Diteror Bom Pipa

Baca: Teror Bom Molotov dan Bom Pipa di Kediaman Pimpinan KPK, Mabes Polri Turunkan Densus 88

Baca: Dua Bom Molotov yang Dilempar ke Kediaman Wakil Ketua KPK, Berisi Bahan Bakar Jenis Ini

Eman, penjaga rumah Ketua KPK Agus Rahardjo menceritakan pertama kali menemukan benda mencurigakan di pagar rumah majikannya tersebut.

"Iya saya yang lihat pertama kali itu (benda mirip bom). Ditaruh dalam keadaan tersangkut dengan posisi menjorok ke dalam garasi pagar rumah," katanya.

Melihat benda mencurigakan, lantas dia berusaha membuka dan melihatnya, ternyata isi tas itu terdapat paralon, paku, kabel, baterai, dan serbuk. "Saya langsung lapor, telpon ke polsek setempat," katanya. Namun, Eman enggan berbicara banyak. Dia langsung bergegas kembali masuk ke dalam rumah Agus Rahardjo.

"Sudah polisi sudah pada datang lagi tangani. Sudah yah Mas, itu sudah saya sampaikan ke kepolisian, segitu aja ya," ujar Eman.

Mabes Polri membenarkan temuan benda mirip bom atau diduga bom di halaman rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua rumah pimpinan KPK yakni Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, dan rumah Laode Muhamad Syarif di Jalan Kalibata Jakarta Selatan.

"Saat ini Polri telah menurunkan tim di kedua lokasi untuk olah TKP (Tempat Kejadian Perkara--Red). Tim dari Bareskrim, Inafis, Puslabfor serta Densus 88," katanya lagi.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved