Berita Kabupaten Banjar

Pepohonan Penghijauan di Kota Martapura Kian Tinggi dan Rimbun, Begini Sisi Lain Risikonya

Kanan kiri bahu jalan raya/umum di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, kini makin sejuk dan rindang oleh pepohonan penghijauan

Pepohonan Penghijauan di Kota Martapura Kian Tinggi dan Rimbun, Begini Sisi Lain Risikonya
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Petugas Satlantas Polres Banjar bersama relawan bahu-membahu mengrvakuasi pohon penghijauan di Jalan A Yani, Martapura, yang tumbang, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kanan kiri bahu jalan raya/umum di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, kini makin sejuk dan rindang oleh pepohonan penghijauan. Ini menyusul kian besarnya pepohonan tersebut.

Kota Martapura pun juga makin tampak menghijau karenanya. Namun di balik suburnya pepohonan penghijauan itu, ada sisi lain yang mengintai warga terutama kalangan pengendara.

Terutama di kawasan Jalan A Yani mulai dari jemnatan di Singaiparing hingga kantor bupati Banjar.

"Itu lumayan jauh juga jaraknya dan pepohonan d kiri kanannya sudah tinggi dan rimbun semua. Cukup rawan tumbang terutama saat hujan deras disertai tiupan angin kencang. Tentu itu membahayakan bagi pengendara, juga bisa mengenai jaringan listrik," sebut Kanit Laka Satlantas Polres Banjar Ipda Marjuki, Kamis (10/01/2019).

Baca: Menikah Dengan Eryck Amaral Desember 2018, Aura Kasih Sudah Hamil, Ternyata Ada Fakta Lain

Baca: Penangkapan Mantan Ketua DPRD Surabaya Menegangkan, Hingga Wisnu Terjang Motor Jaksa

Baca: Ustadz Arifin Ilham Bakal Diterbangkan ke Penang Malaysia, Begini Sikap Putranya Alvin Faiz

Persoalan itu, sebutnya, telah dibahas oleh institusi lintas sektor. Pihaknya juga telah menyurati Dinas Lingkungan Hidup Banjar agar dilakukan pemangkasan ranting-ranting pepohonan penghijauan di bahu kanan kiri jalan di jalur protokol tersebut. Pasalnya kurun waktu sekitar sebulan terakhir telah ada lima pohon yang tumbang di jalur itu.

Hal seperti itu sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas, selain dampaknya selama puluhan menit memacetkan lalu lintas atau setidaknya terjadi pelambatana arus. Karenanya, pemangkasan dahan dan ranting pepohonan penghijauan tersebut diperlukan guna mencegah risiko buruk.

Kurun waktu sepekan beberapa pekan terakhir saja,, sebut Marjuki, telah terjadi lima kali pohon tumbang di kawasan tersebut. Untungnya selama ini masih aman atau tidak menyebabkan kecelakaan, hanya terjadi pelambatan arus selama sekitar puluhan menit.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved