Respons Mahfud MD Sikapi Pernyataan Andi Arief Soal Potensi Kecurangan Pemilu 2019

Respons Mahfud MD Sikapi Pernyataan Andi Arief Soal Potensi Kecurangan Pemilu 2019

Respons Mahfud MD Sikapi Pernyataan Andi Arief Soal Potensi Kecurangan Pemilu 2019
TribunWow.com
Mahfud MD 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan Andi Arief yang menyebut penjelasannya soal kecurangan yang akan dihadapi KPU di setiap Pemilu 2019 mendapat respon dari Mahfud MD.

Melalui akun Twitternya, Mahfud MD mengatakan bahwa dalam sengketa Pemilu bisa membuktikan kecurangan namun Pemilu tetap tidak bisa dibatalkan.

Hal tersebut, menurut Mahfud MD tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2011. Mahfud MD juga menyebut bahwa ketentuan tersebut dibuat saat Partai Demokrat masih berkuasa.

Dengan begitu, Mahfud MD mengatakan, bila Andi Arief menyalahkan soal pendapatnya maka bisa menuntut terhadap Partai Demokrat.

Baca: Pengakuan Robby Abbas, Eks Muncikari Prostitusi Online Artis Soal Sosok Vanessa Angel

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Juventus vs AC Milan di Piala Super Italia (Supercoppa Italia)

Baca: Kesaksian Pasha Ungu Setelah Bertemu Ifan Seventeen Bersama Rizal Armada, Ifan Mencoba Tersenyum

Baca: Ayu Ting Ting Rilis Lagu Terbaru, Cek Video Klip dan Lirik Lagu Bulan dalam Kolam di Sini

"Kalau dlm Sengketa Pemilu Anda bs membuktikan kecurangan 1 jt padahal kalahnya 3 jt maka hsl pemilu tak bs dibatalkan.

Ini ketentuan UU No.8 Thn 2011. UU ini dibuat pd saat Partai Demokrat berkuasa.

Kalau mnrt Anda salah, gugatlah Partai Demokrat (PD).

Kok bilang berbahaya ke gue?" tulis akun Twitter Mahfud MD @mohmahfudmd.

Mahfud MD melanjutkan, yang menandatangi UU Nomor 8 tahun 2011 tersebut merupakan Susilo Bambang Yudhoyono saat SBY menjabat sebagai Presiden.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) ()

Dalam aturan tersebut, jelas Mahfud MD, Pemilu bisa dibatalkan apabila perhitungan suara bisa mengubah perolehan suara atau kemenangan.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved