Olahraga Kalsel

Tapin dan HSS Belum Ganti Kepengurusan KONI, Begini Penjelasan KONI Kalsel

Desember 2018 sudah beberapa hari lalu berlalu namun dua daerah yakni Hulu Sungai Selatan dan Tapin masih belum juga menggelar musyawarah

Tapin dan HSS Belum Ganti Kepengurusan KONI, Begini Penjelasan KONI Kalsel
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Bupati Tanahlaut, Sukamta menyampaikan sambutan dalam Musyawarah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanahlaut, Kamis (27/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Desember 2018 sudah beberapa hari lalu berlalu namun dua daerah yakni Hulu Sungai Selatan dan Tapin masih belum juga menggelar musyawarah olahraga kabupaten (musorkab), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten.

Padahal kepengurusan KONI 2014-2018, dua daerah tersebut sudah habis masa berlakunya sejak Desember 2018 lalu.

Kepala Bidang Organisasi KONI Kalsel, Firdaus Mansyori pun mengakui belum digelarnya Musorkab untuk menentukan kepengurusan baru.

"Saat ini hanya dua daerah yang belum melakukan Musorkab," kata Firdaus di kantor KONI Kalsel Rabu (9/1) sore.

Baca: Baru Beberapa Minggu Menikah, Aura Kasih Sudah Hamil Anak Eryck Amaral, Ini klarifikasinya.

Baca: Ribut-ribut Soal Kehamilan Usai Nikah dengan Eryck Amaral, Aura Kasih Sebut Tak Hamil di Luar Nikah

Baca: Alvin Faiz Tulis Hikmah di Balik Sakit Ustadz Arifin Ilham Setelah Jokowi dan Prabowo Menjenguk

Namun kata Firdaus, HSS bakal melakukannya dalam waktu dekat. Kemungkinan pada 16 Januari nanti.

Hal itu terlihat saat pengurus KONI HSS yang diwakili Wakil sekretaris KONI HSS, Rahmani bertandang ke KONI untuk berkoordinasi soal musorkob.

"Tadi (kemarin) sudah ada perwakilan mereka datang konsultasi kapan KONI Kalsel bisa membuka musprov mereka. Nah sepertinya jadwalnya 16 Januari nanti," jelas Firdaus.

Bagaimana dengan KONI Tapin, Firdaus mengaku hingga saat ini belum ada kabar karena ada kesibukan masing masing pengurus.

Firdaus menerangkan meski masa kepengurusan telah habis Desember lalu namun sesuai aturan bisa diperpanjang dan hak itu telah dilakukan dua daerah tersebut.

"Namun batas waktu perpanjangannya maksimal hanya enam bulan saja," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved