Public Services

Jangan Biarkan Kasus Pekat Berlarut-larut

Rupanya di Banyiur Dalam di RT 4 bukan pesta miras lagi, tapi pesta lem fox karena ada yang menjual di muka rumah bedakan

Jangan Biarkan Kasus Pekat Berlarut-larut
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Warga antre gas elpiji 3 kg. 

BANJARMASIN - Rupanya di Banyiur Dalam di RT 4 bukan pesta miras lagi, tapi pesta lem fox karena ada yang menjual di muka rumah bedakan. Pembelinya anak remaja bahkan anak pelajar SD. Bukan main luar biasa. Ini jangan dibiarkan berlarut-larut, segera ditindak pak.

Lem fox dan sejenisnya apakah bisa diberantas? Bagi pemakai dan penjualnya apakah kena pasal hukum pidana? Dan bila kena pasal hukum, berapa hukumannya dan bila denda, berapa harus didenda. Terima kasih. 085933692235

TANGGAPAN:
HAL ini sebelumnya sudah pernah kita sikapi sebelumnya. Bahkan kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepala sekolah dan ketua RT setempat.

Dengan catatan, kita minta bantuan dan dukungan pihak sekolah dan warga setempat, apabila masih ditemukan anak-anak ngelem atau sejenisnya dan main judi agar sesegeranya melaporkan ke pihak Satpol PP.

Alhamdulillah setelah kami sikapi di lapangan, tak ada lagi laporan masuk. Hingga keluhan warga terakhir tersebut kita langsung ke lokasi yang sama.

Namun, saat itu tidak ditemukan anak-anak mengonsumsi miras dan lemfox, maupun penjualnya serta judi kartu. Hanya saja ditemukan beberapa botol minuman keras dan lemfox di lokasi tersebut. Demikian yang dapat kami infokan, terima kasih atas perhatiannya.

HENDRA SSTP MA
Kasi Operasi & Pengendalian
Satpol PP & Damkar Banjarmasin

Elpiji 3 Kg Langka di Berangas Timur

BARITO KUALA - Terjadi kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Berangas Timur Kecamatan Alalak. Susah dicari, harga pun melejit tinggi, mengapa? Dana subsidi BBM untuk rakyat dinikmati siapa? 085348835671

TANGGAPAN:
PERLU diketahui bahwa, sebenarnya di Kecamatan Alalak paling banyak pangkalan elpiji 3 kg di Kabupaten Barito Kuala, tapi tidak merata ke semua desa/kelurahan.

Bagi desa yang tidak ada pangkalannya mendapatkan elpiji 3 kg melalui pengecer dan harga di pengecer tidak dapat dikontrol, karena pengecer tidak termasuk pelaku pendistribusian sampai ke konsumen.

Sedangkan titik serah ada di pangkalan, namun sebaran pangkalan tidak merata, sedangkan penambahan kuota atau operasi pasar kewenangannya ada pada Pertamina dan Agen. Demikian dan terima kasih atas informasinya.

FURQAN
Kepala Diskoperindag Batola

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved