Pilpres 2019

Jelang Debat Capres Pilpres 2019, KPU Tolak Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandiaga Uno

Jelang Debat Capres Pilpres 2019, KPU Tolak Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandiaga Uno

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jelang debat calon presiden (capres) Pilpres 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak perubahan visi misi yang diajukan pasangan capres cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Menurut Komisioner KPU Wahyu Setiawan, perubahan visi misi Prabowo-Sandiaga Uno itu ditolak karena dokumen visi misi dan program paslon merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen pencalonan kandidat.

Sementara, dokumen pencalonan Prabowo-Sandiaga Uno sudah diserahkan ke KPU sejak masa pendaftaran capres-cawapres pada Agustus 2018.

Saat itu, KPU sudah memberi tenggat waktu bagi paslon untuk melakukan revisi dokumen.

Baca: Janji Ira Koesno Pada Pemirsa Televisi Jelang Debat Capres Pilpres 2019

Baca: Kekhawatiran Baim Wong dan Paula Verhoeven Pada Anak Semata Wayang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Baca: Melanie Ricardo Sebut Pacar Luna Maya Dimakan Teman, Syahrini Posting Sosok Ini Lain Apakah Reino?

Baca: Video Viral Pengantin Wanita Asal Tapin Menangis di Pelaminan Karena Dijodohkan

Apalagi, saat ini visi misi pasangan calon sudah dipublikasikan di situs resmi KPU.

Oleh karena itu, asumsinya masyarakat mengetahui visi misi yang tercantum dalam situs itu.

"Dokumennya sudah tidak bisa diubah," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019).

Capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin & Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin & Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Instagram KPU_RI)

"Dasarnya mengapa tidak boleh adalah dokumen program visi misi itu kan bagian tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres-cawapres. Lah pada waktu itu juga ada tenggat waktu untuk memperbaiki," lanjut dia.

Wahyu menjelaskan, pada 9 Januari 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengirimkan surat ke KPU mengenai rencana perubahan visi misi.

Atas permintaan itu, KPU juga sudah memberi jawaban secara resmi ke BPN. 

Meski demikian, penolakan hanya dilakukan terhadap dokumen resmi perubahan visi misi yang berbentuk tulisan.

Pasangan calon tetap diperbolehkan menyampaikan perubahan visi misi secara lisan kepada masyarakat.

Menurut Wahyu, perubahan visi misi adala

Editor: Restudia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved