Wanita Tergemuk di Kalteng

BREAKING NEWS - Menegangkan! Evakuasi Wanita Tergemuk di Kalteng, Libatkan 20 Orang Pakai Pikap

Proses evakuasi Titi Wati (37) penderita obesitas yang tinggal di Jalan G Obos XXV Gang Bima Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya, tegang!

BREAKING NEWS - Menegangkan! Evakuasi Wanita Tergemuk di Kalteng, Libatkan 20 Orang Pakai Pikap
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Proses evakuasi Titi Wati, wanita tergemuk di Kalteng cukup menegangkan, melibatkan 20 orang relawan dan mobil pikap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID , PALANGKARAYA - Proses evakuasi Titi Wati (37) penderita obesitas yang tinggal di Jalan G Obos XXV Gang Bima Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Kalteng, Jumat (11/1/2019) berlangsung lancar namun menegangkan.

Proses evakuasi Wanita Tergemuk di Kalteng keluar dari rumah kontrakan Titi Wati, harus menjebol jendela, sehingga wanita berbobot 350 kilogram tersebut ditempatkan diatas tandu terbuat dari kayu yang dirancang oleh anggota rescue dan dibagian atas diletakkan kasur busa.

Proses mengangkat Titi tampak sangat tegang, karena banyak yang khawatir pandu yang dipakai untuk mengangkut Titi jebol, namun setelah dilakukan penangangkatan oleh 20 anggota relawan dan anggota pemadam kebakaran biaa tuntas dalam waktu satu jam.

Baca: Herlina Rela Putus Sekolah Demi Bantu Ibunya yang Wanita Tergemuk di Kalteng karena Derita Obesitas

Baca: 5 Fakta Vanessa Angel Diungkap 2 Mucikari Kasus Prostitusi Online, Fee 10 Persen Hingga Minta Klien

Baca: Kekhawatiran Baim Wong dan Paula Verhoeven Pada Anak Semata Wayang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Baca: Pagi Ini Wanita Tergemuk Kalteng Berbobot 350 Kg Dievakuasi ke Rumah Sakit, Cara Evakuasinya?

Baca: Tim Sepakat Evakuasi Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng Dilaksanakan Jumat

"Ada 20 orang personil yang mengangkat tandu berisi Ibu Titi saat dievakuasi dari rumahnya ke dalam mobil pikap dan mengeluarkannya dari mobil menuju ruang rawat inap di Ruang Adelweis RS Doris Sylvanus Palangkaraya," ujar Sugeng Wahono, anggota Tagana Kalteng.

Dikatakan, proses evakusi cukup sulit dilakukan, karena mengeluarkan penderita obesitas tersebut harus membongkar jendela yang cukup lebar, karena tidak bisa lewat pintu rumah."Lebar pintu kalah dari lebar badannya, makanya dikeluarkan lewat jendela yang sudah di bongkar," ujarnya.

Evakuasi pasien obesitas tersebut disaksikan ratusan warga yang berjubel di depan rumah kontrakan yang dihuni oleh Titi dan anaknya juga suaminya."Rame mas, tegang memindahkan ibu Titi, saya rekam pakai telepon selular," ujar Saidah warga setempat. banjarmasinpost.co.id/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved