Berita Banjarmasin

NEWS VIDEO : Penanaman Bambu dan Meranti di Taman Miniatur Hutan Tropis Sekdaprov Kalsel

NEWS VIDEO : Penanaman Bambu dan Meranti di Taman Miniatur Hutan Tropis Sekdaprov Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penananam serentak bambu dan meranti di kawasan Miniatur Hutan Tropis di Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Jumat (11/1/2019).

Penanaman serentak tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan unsur pejabat SKPD Pemprov Kalsel.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengatakan penanaman ini adalah bagian nyata dari revolusi hijau yang Kalsel terus gelorakan.

"Menanam untuk anak cucu kita," kata pria yang disapa Paman Birin.

Baca: Gisella Anastasia Singgung Maia Estianty Soal Kabar Hubungan Gading Marten dan Julie Estelle

Baca: Cita Citata Rilis Lagu Terbaru Hari Ini, Simak Video Klip dan Lirik Lagu Aku Pergi di Sini

Baca: Andik Vermansyah Buka Opsi Gabung Persebaya Surabaya di Liga 1 2019, Madura United?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol Pekan 19, Barcelona vs Eibar, Real Betis vs Real Madrid

Sementara itu, Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa yang ditanam serentak oleh ASN di Pemprov Kalsel hari ini adalah jenis pohon bambu dan meranti.

"Jenis bambu kali ini yang ditanam adalah jenis bambu golden atau bambu hias," kata Hanif.

Masih menurut dia, Potensi Bambu di Kalimantan Selatan seluas 3000 Ha dengan terbanyak di Kab HSS Kecamatan Loksado.

Sementara Pengembangan Budi daya Bambu yang dilaksanakan Dinas Kehutanan Prov Kal Sel 2018, kemarin sudah melakukan Arboretum di Tahura sebanyak 823 pohon dengan 22 jenis bambu bambu Penanaman di Desa Kiram seluas 40 Ha dengan 6.250 tanaman bambu.

Baca: Pengakuan Pemilik Hotel di Banjar Soal Praktik Prostitusi Online yang Disorot Satpol PP

Baca: Jadwal Penerimaan Tenaga Honorer Melalui P3K 2019 Segera, Cek 3 Bidang yang Paling Dicari

"Nah kali ini. Penanaman bambu serentak bersama Gubernur dan di lingkungan kantor masingz SKPD prov Kal Sel sebanyak 400 batang," kata Hanif.

Selain itu juga ada Optimalisasi Pemanfaatan Bambu, dengan Pengembangan DEsa seribu bambu di desa Lumpangi Kecamatan Loksado.

Juga ada Pembentukan Forum HHBK semua Kabupaten melalui KPH serta Pengembangan produk pengolahan tusuk sate.(banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved