Berita Kotabaru

Perbup Pengawasan Muatan Barang, ini Sanksi bagi Mobil Angkutan Sawit yang Melanggar Peraturan

Upaya menertibkan iring-iringan truk bermuatan kelapa sawit melebihi kapasitas, ditengarai selama ini menjadi penyebab kerusakan jalan.

Perbup Pengawasan Muatan Barang, ini Sanksi bagi Mobil Angkutan Sawit yang Melanggar Peraturan
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kasi Perparkirakan yang juga tim pengawasan Dinas Perhubungan Kotabaru Sutrisno 

Hanya yang menjadi kendala saat pelaksanaan pengawasan dan penindakan di lapangan, karena tidak dilengkapi fasilitas.

Seperti tidak dimilikiya jembatan timbang.

Kesulitannya ketika melaksanakan penindakan di lapangan, karena tidak diketahui secara pasti jumlah muatan yang berlebihan.

"Memang di bak truk biasanya ada tertulis batas kapasitas muatan. Jadi, ya mungkin kami hanya berdasarkan perkiraan ketika melakukan penindakan," ujarnya.

Baca: Melanie Ricardo Sebut Pacar Luna Maya Dimakan Teman, Syahrini Posting Sosok Ini Lain Apakah Reino?

Baca: Kepada Hotman Paris Jane Shalimar Mengaku Ditelepon Kekasih Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah Lalu Stop

Baca: Viral Temuan Piring Kuno di Gunung Piani, Kapolsek dan Kabid Kebudayaan Kalsel Beda Argumen

Berarti tidak profesional penindakan dilakukan? Sutrisno tidak menepisnya, sebagai mobil angkutan berlebih ditengarai berdasarkan perkirakan.

Adapun sanksi dikenakan, sesuai diatur dalam perbup tersebut berupa tilang, ancaman kurungan selain denda Rp 50 juta.

"Kendalanya tidak punya jembatan timbang. Ada punya jembatan timbang portable, tapi tidak bisa digunakan kalau posisi ban tidak sejajar (kondisi miring)," bebernya.

Terpisah, Rahmad Kepala Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara membenarkan, salah satu penyebab kerusakan jalan karena angkutan kepala sawit.

Selain sebagian angkutan sawit lokal, namun sebagian besar dari wilayah Kalimantan Timur.

Khususnya mobil angkutan yang tidak melewati jalan perusahaan.

"Selain penyebab utama tidak pernah tersentuh SKPD yang berwenang," pungkas Rahmad.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved