Berita Nasional

Sikap KPK Saat Polri Bentuk Tim Gabungan Ungkap Penyerang Novel Baswedan

Sikap KPK Saat Polri Bentuk Tim Gabungan Ungkap Penyerang Novel Baswedan

Sikap KPK Saat Polri Bentuk Tim Gabungan Ungkap Penyerang Novel Baswedan
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Langkah terbaru untuk mengungkap penyerang penyidik senior KPK Novel Basweda dilakukan Polri dengan cara membentuk tim gabungan.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyambut baik upaya Polri membentuk tim gabungan dalam rangka penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya berharap agar penyerang Novel bisa segera ditemukan.

"KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/1/2019) malam.

Baca: Reaksi Presiden Jokowi Setelah Dengar Curhat Driver Ojek Online Soal Tarif, Saya Belum Tanya

Baca: Apartemen Mewah Reino Barack, Mantan Luna Maya Muncul di TV Jepang Kala Digosipkan dengan Syahrini

Baca: Respons Presiden Jokowi Ketika Raffi Ahmad Ingin Pertemukan Jan Ethes dengan Rafathar

Baca: Hukum Pezina Menurut Ustadz Abdul Somad Saat Ramai Prostitusi Online Diduga Libatkan Vanessa Angel

Baca: Melaney Ricardo Pergoki Luna Maya Masih Penasaran dengan Arie NOAH, Sampai Lihati Hape Iwet

Baca: Respons Paula Verhoeven Saat Baim Wong Jadi Orang Gila Usai Berlibur Bersama Raffi Ahmad dan Nagita

Febri mengatakan, penyerang Novel masih belum ditemukan sekitar 600 hari lebih sejak penyerangan terjadi.

Sehingga, upaya pengungkapan harus ditingkatkan dan dilakukan secara konsisten.

"Menemukan penyerang Novel Baswedan yang sudah lebih dari 600 hari tersebut tentu saja kami berharap pengungkapan dan berbagai upaya terus dilakukan," ungkapnya.

Apalagi tim gabungan terdiri dari beragam unsur yang luas, baik dari Polri, KPK dan tim pakar. Oleh karena itu diharapkan tim ini bisa memperkuat upaya penuntasan kasus Novel.

Baca: Reaksi Ayu Ting Ting Disindir Nikita Mirzani di Depan Ruben Onsu dan Wendy Cagur Tentang Gosip

Baca: Paranormal Ini Sebut Reino Barack Hanya Balas Dendam Pada Luna Maya, Tak Tulus Pada Syahrini?

Baca: Sosok Tiara Permata Juga Artis FTV Seperti Vanessa Angel Diduga Terlibat Prostitusi Online

Baca: Pemandi Jenazah Kaget saat Mandikan Jasad Wanita Cantik yang Dimangsa Buaya, Tersisa Kepala dan Kaki

Penyidik KPK Novel Baswedan berada di mobil setibanya dari Singapura di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/2). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya.
Penyidik KPK Novel Baswedan berada di mobil setibanya dari Singapura di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/2). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. ((ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal))

Febri memastikan pimpinan sudah menugas sejumlah pegawai KPK di tim tersebut. Mereka yang bergabung berasal dari tiga unsur, yaitu penyidik, penyelidik dan pengawas internal KPK.

"Penugasan mereka akan dilakukan berdasarkan penugasan Pimpinan KPK. Dan nanti tentu akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri," kata dia.

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved