Berita Banjarmasin

Tagihan RSUD Ulin Banjarmasin Berstatus Pending, ini Tanggapan Kepala BPJS Banjarmasin

Menanggapi masih adanya tagihan berstatus pending yang diajukan rumah sakit (RS), Kepala BPJS Cabang Banjarmasin, Muhammad Fakhriza

Tagihan RSUD Ulin Banjarmasin Berstatus Pending, ini Tanggapan Kepala BPJS Banjarmasin
BPost Cetak
BPost cetak edisi Jumat (11/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menanggapi masih adanya tagihan berstatus pending yang diajukan rumah sakit (RS), Kepala BPJS Cabang Banjarmasin, Muhammad Fakhriza nyatakan tagihan berstatus pending tidak hanya terjadi di RSUD Ulin Banjarmasin tapi juga di berbagai RS lainnya.

Dia menjelaskan, klaim berstatus pending merupakan klaim biaya pelayanan termasuk obat-obatan yang syarat administrasi dalam klaimnya belum dipenuhi secara sempurna oleh pihak RS.

Termasuk sebelumnya pada pengajuan klaim RSUD Ulin Banjarmasin untuk Bulan Oktober dan Nopember juga menurutnya sempat didapati klaim yang berkategori pending.

Namun Ia menegaskan, bukan berarti pihaknya tidak akan membayarkan klaim berstatus pending, tetapi akan dibayarkan jika pihak RS sudah lengkapi syarat administrasi sesuai ketentuan.

Baca: KalselPedia - Buah Ramania, Si Asam yang Nikmat untuk Rujak dan Pengganti Asam Jawa

Baca: Kondisi Terkini Ustadz Arifin Ilham di Malaysia, Alvin Faiz Ungkap Hanya Ditemani Sosok Ini

Baca: Syahrini Akhirnya Unggah Video Seseorang dengan Tulisan I Love You di Instagramnya, Reino Barack?

Baca: Kepada Hotman Paris Jane Shalimar Mengaku Ditelepon Kekasih Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah Lalu Stop

"Kami juga sebenarnya tidak mau ada pending ini, tapi memang selalu terjadi. Kalau statusnya pending tergantung RS kapan melengkapinya," kata M Fakhriza.

Selain status pending, hambatan pemrosesan klaim lainnya yang banyak didapati dari klaim yang diajukan RS menurut M Fakhriza yaitu klaim berstatus dispute.

Jika dinyatakan klaim berstatus dispute, maka BPJS akan konsultasikan klaim dengan Dewan Pertimbangan Medis Independen untuk menentukan apakah suatu klaim atas suatu kasus penanganan dinilai layak atau tidak layak untuk diklaim.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved