Berita Kotabaru

Bawaslu Investigasi Komisoner KPUD Kotabaru, Gara-gara Postingan Foto Pose 'Dua Jari'

Pemasangan foto dengan fose 'dua jari' saat kegiatan sosialisasi pemilih pemula di salah satu SMA, KPUD Kotabaru dianggap tidak netral.

Bawaslu Investigasi Komisoner KPUD Kotabaru, Gara-gara Postingan Foto Pose 'Dua Jari'
DOKUMEN TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Ilustrasi - Fatin Disangka Kampanye Gara-gara Pose Acungkan Dua Jari 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Gara-gara memposting foto dengan fose dua jari--telunjuk dan jari tengah--di laman sosial media (Sosmed) dengan akun KPUD Kotabaru pada Kamis, (10/1/2019) lalu kini mendapat masalah.

Pemasangan foto dengan fose 'dua jari' saat kegiatan sosialisasi pemilih pemula di salah satu sekolah menengah atas, KPUD Kotabaru sebagai penyelenggara Pemilu dianggap tidak netral.

Dugaan ketidaknetralan KPUD, melalui postingan foto tersebut dianggap mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru Mohamad Erfan membenarkan, pihaknya menerima informasi awal terkait foto pose kegiatan KPUD di salah satu sekolah yang dianggap mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Baca: Harapan Grace Natalie Ahok Gabung PSI Setelah Bebas Penjara pada 24 Januari 2019, Bagaimana PDIP?

Baca: Wendi Cagur Pernah Jadi Pejuang Cinta, Sampai Nyaris Lompat Dari Balkon Hotel

Baca: Respons Presiden Jokowi Ketika Raffi Ahmad Ingin Pertemukan Jan Ethes dengan Rafathar

Baca: Reaksi Ayu Ting Ting Disindir Nikita Mirzani di Depan Ruben Onsu dan Wendy Cagur Tentang Gosip

Baca: Amad Cebur ke Rawa & Merasakan Sesuatu, Ternyata Ular Piton Sepanjang 15 Meter, Tragis yang Terjadi

Menurut Erfan, dari informasi awal tersebut pihaknya telah melakukan investigasi ke kantor KPUD Kotabaru.

"Saat investigasi, saya menemui Ketua KPUD, komisioner bawaslu yang lain seperti pak Gafuri menemui komisioner yang lain (pak Dodi)," jelas Erfan kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (12/1/2019).

Sambung Erfan dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, hasil investigasi dilakukan di KPUD Kotabaru telah dibahas dalam rapat pleno bawaslu.

"Nanti hasilnya akan kita sampaikan ke KPUD dan dilakukan ekspose," katanya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kotabaru Zainal Abidin dihubungi telepon selularnya mengiyakan, bawaslu yang juga sebagai salah satu penyelenggara pemilu telah melakukan investigasi terkait persoalan tersebut.

Hanya Zainal menjelaskan mengenai foto fose 'dua jari' (veace) oleh instruktur KPUD ketika melaksanakan kegiatan sosialisasi pemilih pemula di salah satu sekolah tersebut, tidak ada niat mereka mendukung salah satu peserta pasangan calon presiden.

Baca: Aiptu Abdul Haris yang Tewas Kecelakaan di Kintap, Baru 2 Bulan Tugas di Polres HSU

Baca: Kronologi Kecelakaan Anggota Polisi di Tanahlaut Terungkap, Ini Penjelasan Kapolsek Kintap

Baca: Anggota Polres Kotabaru Meninggal Kecelakaan di Kintap, Begini Kronologisnya

Baca: Bukan Roro Fitria, Inilah Sosok RF yang Disebut Terlibat Prostitusi Online Vanessa Angel

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved