Wanita Tergemuk di Kalteng

Beratnya Terus Naik, Titi Pernah Mencoba Pengobatan Herbal, Namun Berhenti karena Ketiadaan Biaya

Tina mengakui Titi dulu gemar memakan gorengan dan minum minuman yang manis.

Beratnya Terus Naik, Titi Pernah Mencoba Pengobatan Herbal, Namun Berhenti karena Ketiadaan Biaya
BPost Cetak
BPost cetak edisi Sabtu (12/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Keponakan Titi, Tina mengatakan pola makan Titi sudah berubah.

Titi mulai mengurangi porsi makan sehari-harinya.

"Untuk saat ini makannya dikurangin dari dua kali sehari, sekarang mulai satu kali aja," ujar Tina.

Tina mengakui Titi dulu gemar memakan gorengan dan minum minuman yang manis.

“Titi sudah tidak lagi mengkonsumsi makanan yang tidak sehat tersebut. Udah nggak lagi (yang manis-manis). Udah nggak lagi gorengan," ucap Tina.

Titi mengalami keanehan pada tubuhnya sejak 2012.

Baca: Evakuasi Wanita 350 Kg Menegangkan, Sempat Mengalami ini, Tim Rescue Khawatir Tandu Jebol

Baca: 7 Fakta Fatya Ginanjarsari, Finalis Putri Indonesia Diduga Terkait Prostitusi Online Vanessa Angel

Baca: Mirip Panji Petualang, Amad 40 Tahun Hidup Berburu Ular, Ribuan Piton Berbagai Ukuran Disikatnya

Baca: Pemandi Jenazah Kaget saat Mandikan Jasad Wanita Cantik yang Dimangsa Buaya, Tersisa Kepala dan Kaki

Dia heran berat badannya terus naik, bahkan mencapai 167 kg, pada 2013.

Segala obat dan jamu sudah dia coba, termasuk berpuasa Senin-Kamis.

Namun hasilnya belum memuaskan.

Untuk pengobatan herbal, Titi juga pernah melakukannya, tetapi karena biaya tak cukup, dia tak bisa melanjutkan pengobatan tersebut.

"Obat herbal pernah saya coba, ada hasilnya, berat badan turun. Misalnya habis minum turun beberapa kilo, tapi katanya harus rutin. Cuma duitnya tidak ada, jadi tidak bisa lanjut obatnya," jelas Titi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved