Berita Banjarmasin

Ichwan Persilakan Masyarakat yang Berminat Investasi Minibus

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik, awal langkah peremajaaan itu harus dari Pemko Banjarmasin terlebih dahulu

Ichwan Persilakan Masyarakat yang Berminat Investasi Minibus
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (12/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik, awal langkah peremajaaan itu harus dari Pemko Banjarmasin terlebih dahulu dengan dua koridor dari 13 koridor.

Sisanya, nanti dilempar ke masyarakat siapa yang mau investasi minibus.

“Sopir dan pemilik angkot bisa membentuk koperasi untuk patungan membeli minibus. Kalau membeli min bus sendiri kan jelas ngga mungkin,” katanya.

Dijelaskannya, pemilik angkot atau sopir, silakan pilih mau ambil koridor yang mana melalui koperasi.

Baca: Amad Cebur ke Rawa dan Merasakan Sesuatu, Ternyata Ular Piton Sepajang 15 Meter, Tragis yang Terjadi

Baca: Dikasih Makan, Buaya Bernama Merry Malah Terkam Si Cantik Deysi, Simak Pengakuan Mengejutkan Merry

Baca: Berburu Ular Jadi Penghasilan Hidup, Amad Sering Dibelit Piton dan Dipatuk Ular Berbisa

Angkutan massal ini harus memakai tarif murah, yakni tarif dari pemerintah karena ada rencana akan disubsidi oleh pemerintah.

“Bukan hanya investor yang masuk ke program mini bus ini, tapi siapa saja bisa masuk,” katanya.

Ditambahkannya, untuk rute itu ada 13 koridor untuk mini bus nantinya, diantaranya seperti Km 6 sampai Belitung, Km 6 sampai Kayu Tangi.

Baca: 4 Fakta Maulia Lestari, Finalis Putri Indonesia Diduga Terlibat Prostitusi Online, Mirip Ariel Tatum

Baca: Evakuasi Wanita 350 Kg Menegangkan, Sempat Mengalami ini, Tim Rescue Khawatir Tandu Jebol

Baca: 7 Fakta Fatya Ginanjarsari, Finalis Putri Indonesia Diduga Terkait Prostitusi Online Vanessa Angel

Trayek angkot yang ada, jika sudah diganti dengan mini bus, maka tak akan berlaku lagi.

“Dari hasil kajian dishub yang baru itu hanya ada 13 koridor atau trayek. Dulu, 33 koridor atau trayek dan kondisinya saat ini banyak yang mati,” terangnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved