Kisah Kakek Pemburu Ular Piton

Mirip Panji Petualang, Amad 40 Tahun Hidup Berburu Ular, Ribuan Piton Berbagai Ukuran Disikatnya

Profesi pria yang satu ini memang unik dan juga langka, ya karena tak semua orang mau melakoninya. Berburu ular piton

Mirip Panji Petualang, Amad 40 Tahun Hidup Berburu Ular, Ribuan Piton Berbagai Ukuran Disikatnya
Banjarmasinpost.co.id/salmah
Amad, warga Komplek Dharma Praja, Banjarmasin. Sang pemburu ular piton. 

"Biasa saja. Kalau ular berbisa, macam tadung (kobra) atau lainnya, ya saya tebas dengan parang jika tak mau menjauh," ujarnya.

Apakah setiap hari dapat ular piton? Menurut Amad zaman sekarang tidak seperti dulu yang masih banyak kawasan rawa tempat piton berhabitat.

"Dulu dalam sebulan bisa sampai delapan ekor. Kalau sekarang hanya dua sampai empat saja didapat," jelasnya.

Menyiasati perolehan rezeki, jika menemukan bidawang (bulus) ia tangkap dan jual. Begitupula kobra yang kadang ada pesanan untuk diambil hatinya.

Lantas, bagaimana awal mula Amad belajar menangkap ular? Kisahnya lucu, karena saat itu Amad dikelabui, hingga sempat bercebur ke sungai saking kagetnya. Kisah ini bisa Anda ikuti di tulisan berikutnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved