Berita Banjarmasin

Enam dari 125 Peserta Karantina Tahfizh Alquran Hapalan Sebulan di Kalsel Sukses Khatam Quran

Enam dari 125 peserta Karantina Tahfizh Alquran Nasional Hapalan Quran Sebulan diselenggarakan oleh Mitra Karantina Tahfizh Al-Quran Cabang Kalsel.

Enam dari 125 Peserta Karantina Tahfizh Alquran Hapalan Sebulan di Kalsel Sukses Khatam Quran
banjarmasinpost.co.id/elpianur achmad
Enam orang dari 125 peserta Karantina Tahfizh Alquran Nasional Hapalan Quran Sebulan yang diselenggarakan oleh Mitra Karantina Tahfizh Al-Quran Cabang Kalsel berhasil menyelesaikan hapalan 30 jus alias Khatam Alguran, mendapat penghargaaan saat wisudaMinggu (13/1/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Enam orang dari 125 peserta Karantina Tahfizh Alquran Nasional Hapalan Quran Sebulan yang diselenggarakan oleh Mitra Karantina Tahfizh Al-Quran Cabang Kalsel berhasil menyelesaikan hapalan 30 jus alias Khatam Alquran, Minggu (13/1/2019).

Berkat keberhasilan itu, keenam peserta yang terdiri atas 2 putra (ikhwan) dan 4 peserta putri (akhwat) itu mendapatkan piagam penghargaan serta hadiah dari panitia. Mereka juga masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 2,5 juta tanda mata dari H Hadimi yang merupakan pembina Karantina Tahfizh Nasional Hapalan Sebulan, saat acara wisuda sekaligus penutupan kegiatan di Masjid Bustanul Muhibbin Handil Baktik, Alalak Berangas Batola, Minggu (13/1/2019)

Kegiatan Tahfizh Alquran Nasional Hapalan Quran Sebulan diselenggarakan oleh Mitra Karantina Tahfizh Al-Quran Cabang Kalsel bekerja sama dengan Yayasan Amanah Umat Banua Kalsel, dilaksanakan saat liburan sekolah sejak 16 Desember 2018 - 13 Januari 2019.

Asrama peserta putri bertempat di Ma’had Umar Bin Khattab Jalan Mahat Kasan, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, sedangkan peserta putra di Masjid Bustanul Muhibbin, Handil Bakti, Alalak Berangas, Batola.

Baca: Kebahagiaan Ustadz Abdul Somad Jumpa Sosok Ini di Mekkah, Sempat Dicari di Kairo hingga Malaysia

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Kalsel, mulai murid SD, SMP, SMA, MtsN, MAN, hingga masyarakat umum. Bahkan ada dua nenek asal Belitung Banjarmaisn, Rohani (68) dan sahabatnya Aisiah yang ikut yang menghapal Alquran bersama akhwat lainnya.

Seluruh peserta, selama satu bulan penuh mengikuti kegiatan menghapal Alquran di asrama sesuai jadwal, dengan fasilitas makan dan minum hingga laundry yang diberikan panitia.

Peserta putri foto bersama usai wiisuda Karantina Tahfizh Alqurana Nasional Hapal Quran Sebulan Cabang Kalsel, Minggu (13/1/2019).
Peserta putri foto bersama usai wiisuda Karantina Tahfizh Alqurana Nasional Hapal Quran Sebulan Cabang Kalsel, Minggu (13/1/2019). (banjarmasinpost.co.id/elpianur achmad)

Menurut seorang peserta putri yang ikut diwisuda, setiap hari selama satu bulan mereka menghapal ayat-ayat Alquran selama 11 jam, sejak dini hari, subuh, hingga malam hari sekitar pukul 10.00 Wita.

Para peserta program menghapal Quran dibangunkan sekitar pukul 03.00 dini hari untuk shalat tahajut berjemaah, menyiapkan hapalan dan setoran kepada muhafidz (pengajar putra dan muhafidzah (pengajar putri), sholat subuh, menyetor hapalan hingga pukul 08.00 Wita.

Kegiatan menghapal dilanjutkan pukul 09.00 Wita hingga pukul 11.30, tidur siang, dilanjutka setelah Zuhur daan sesudah waktu Ashar. Kegiatan peserta terus berlanjut hingga pukul 10.00 malam hari.

Baca: Tangis Ustadz Abdul Somad Kisahkan Bilal bin Abi Rabah yang Dijamin Surganya di Zaman Rasulullah SAW

“Meskipun jadwalnya padat, dan awalnya sempat mengantuk, karena bangun pukul 03.00 Wita dan tahajut, akhirnya kami terbisa. Kegiatannya sangat menyenangkan karena tidak ada paksaan. Para pengajar selalu membimbing dan menemani kami saat menghapal maupun menyetor hapalan,” ujar akhwat yang berhasil menghapal 1,5 jus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Elpianur Achmad
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved