Berita Banjarmasin

Harga Ayam Potong Capai Rp 35.000 di Banjarmasin, Harga Telur Justru Alami Penurunan

Masih dalam suasana tahun baru, harga ayam potong di Banjarmasin masih melonjak tinggi

Harga Ayam Potong Capai Rp 35.000 di Banjarmasin, Harga Telur Justru Alami Penurunan
banjarmasin post group/ mariana
Pedagang ayam di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Minggu (23/10/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih dalam suasana tahun baru, harga ayam potong di Banjarmasin masih melonjak tinggi. Bahkan memasuki pekan kedua Januari 2019, harga ayam potong di Banjarmasin mencapai Rp 35.000 per ekor.

Pedagang ayam potong di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Marsiah mengatakan, harga cenderung terus naik sejak momen natal dan tahun baru.

"Tidak ada faktor kenaikan secara khusus, mungkin karena masih dalam suasana tahun baru jadi harga naik terus," ucap Marsiah kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (13/1/2018).

Ditambahkannya, pasokan ayam pun lancar tidak terjadi kelangkaan dari pihak pemasok. Permintaan konsumen pun masih dalam tahap normal.

Baca: Jenderal Gatot Nurmantyo Marah? Penjelasan Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Baca: Hilda Vitria Rindukan Kriss Hatta dan Bakal Campakkan Billy Syahputra dalam Ramalan Mbah Mijan

Baca: Video Pemain Sepak Bola Disambar Petir di Tuban, Polisi Ungkap Fakta-fakta Ini

Baca: Hilda Vitria Rindukan Kriss Hatta dan Bakal Campakkan Billy Syahputra dalam Ramalan Mbah Mijan

Harga ayam potong jenis ras ini mengalami kenaikan secara bertahap, Marsiah mengaku harga jual yang ditawarkannya semula Rp 25.000 per kilogram, kemudian menjadi Rp 28.000, lalu naik menjadi Rp 30.000 hingga menjadi Rp 35.000.

"Harapan saya harga bisa turun dan normal kembali, karena harga saat ini pembeli menjadi berkurang, selain itu yang biasanya beli dalam jumlah banyak, menjadi sedikit saja," ujarnya.

Di saat harga ayam naik, harga telur justru turun. Jenis telur tambak dan telur ayam ras masing-masing dibanderol Rp 21.000 dan Rp 15.000 per kilo.

Seperti halnya dikatakan Pedagang telur di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Budi, harga telur relatif stabil bahkan alami penurunan.

"Awalnya harga telur tambak Rp 24.000 per kilo sekarang jadi turun Rp 21.000. Sedangkan telur ayam ras dari harga Rp 20.000 per kilo turun menjadi Rp 15.000," urai Budi.

Pihaknya tidak mengetahui jelas perihal turunnya harga telur. Menurutnya, hal ini terjadi sejak tiga hari lalu. Menurunnya harga telur tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, penjualan relatif sama dari sebelum penurunan.

Baca: 5 Fakta & Jadwal Debat Capres Cawapres Pilpres 2019, Jokowi-Maruf & Prabowo-Sandiaga Siap?

Baca: Usai Prostitusi Online Diduga Melibatkan Vanessa Angel, Terjadi di Pontianak Mucikari Mahasiswa

Baca: Pengakuan Ahmad Dhani Sempat Akan Umrah Bareng Maia Estianty Dul Jaelani dan Al Ghazani, Tapi Batal

Menyikapi harga sembako tersebut, warga Banjarmasin, Iruk yang sering berbelanja di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin mencoba menyiasati pembelian sembako.

"Karena harga ayam naik, kami mengurangi jumlah pembelian. Tidak melulu ayam, lauk lain pun bisa jadi alternatif. Selain itu kami juga belanja secukupnya saja untuk keperluan makan sehari-hari," kata dia.

Adanya penurunan harga telur, Ibu rumah tangga ini turut senang sebab, telur menjadi favorit keluarganya di rumah. Karena itu, dia membeli telur kerap dalam jumlah banyak terlebih saat ini harganya turun. (banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved