Berita Banjarmasin

Jam Tayang THM Melebihi Perda, Komisi II Bakal Laporkan ke Komisi I untuk Tindaklanjut

Lebih pukul 02.00 dinihari, Minggu (13/1/2019), sejumlah tempat hiburan malam (THM) masih beroperasi di kawasan Kota Banjarmasin.

Jam Tayang THM Melebihi Perda, Komisi II Bakal Laporkan ke Komisi I untuk Tindaklanjut
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Komisi II DPRD Kota Banjarmasin melakukan pemeriksaan pada room karaoke yang kosong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lebih pukul 02.00 dinihari, Minggu (13/1/2019), sejumlah tempat hiburan malam (THM) masih beroperasi di kawasan Kota Banjarmasin. Hal itu didapati ketika adanya kunjungan DPRD Kota Banjarmasin, khususnya Komisi II dan Bakeuda Banjarmasin ke beberapa lokasi THM.

Menyikapi jam tayang yang dianggap melanggar Perda tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono menyampaikan akan menginformasikan kepada Komisi yang berwenang, yakni Komisi I DPRD Kota Banjarmasin untuk menindaklanjuti.

Pasalnya, kedatangan Komisi II ke THM untuk melakukan sosialisasi dan mengetahui fakta di lapangan mengenai pajak. Tak Bambang pungkiri jam tayang yang melebihi batas waktu operasi masih dilanggar.

"Kondisi di lapangan, mereka (THM) juga tidak bisa disalahkan, karena cuma dikasih waktu dari pukul 10.00 sampai 00.00 wita. Jadi semua tempat hiburan melanggar," ucap Bambang.

Baca: Reaksi Luna Maya Tak Diduga Saat Ayu Dewi Panggil Princess, Inget Syahrini dan Reino Barack?

Baca: Pesan Kematian Diposting Ustadz Arifin Ilham, Akun Facebook Ayah Alvin Faiz Banjir Tangisan

Baca: Jelang Barito Putera Vs PSS Sleman Piala Indonesia 2018 - Ini Jawaban Evan Dimas Soal Latihan Senin

Ia pun mengatakan kurangnya jam tayang THM menjadi alasan pengelola untuk pembayaran pajak. Terlebih para pengusaha sebut Bambang berdalih apabila jam tayang pendek akan mengurangi pendapatan.

Diakui oleh pengelola tempat karaoke Hoky 89, Ali pihaknya memang menerapkan jam tayang lebih untuk tempat hiburan tersebut. Menurutnya, hampir semua THM di Kota Banjarmasin, khususnya Hoky 89 melanggar peraturan jam tayang pada Perda.

Namun apabila jam tayang pendek, dijelaskan Ali pendapatan mereka pun menurun. Tamu tidak ingin datang. Bahkan sebelum masuk sudah ingin pulang. Padahal sebutnya kedatangan tamu ke lokasi karaoke untuk menghilangkan stres.

"Tamu kesini datangnya ada Pukul 00.00, Pukul 01.00 wita. Semisal mereka datang, dan kami bilang tutupnya pukul 00.00, mereka pasti akan pulang," jelas Ali.

Sementara untuk pajak, dijelaskan olehnya selama ini Hoky 89 taat bayar pajak. Setoran mereka pun sesuai potongan 30 persen dari pendapatan THM.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved