KalselPedia

KalselPedia : Pasar Garuda Barabai, Pusat Penjahit Pakaian di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel

KalselPedia : Pasar Garuda Barabai, Pusat Penjahit Pakaian di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel

KalselPedia : Pasar Garuda Barabai, Pusat Penjahit Pakaian di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel
banjarmasin post group/ hanani
Pasar Garuda Barabai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - KalselPedia : Pasar Garuda Barabai adalah pertokoan di kawasan kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) , yang kini menjadi pusat penjahit pakaian.

Terletak di Jalan Pangeran H Muhammad Noor, pusat penjahit di seberang Plasa Murakata Barabai ini menjadi salah satu kawasan yang dikenal masyarakat HST sebagai tempat bersejarah, terutama dalam kaitannya perkembangan perekononomian warga Bumi Murakata.

Dulunya, pertokoan berlantai dua tersebut dikenal sebagai Pasar Garuda.

Di sana merupakan sentra jual beli ikan kering asin, baik jenis ikan laut maupun ikan lokal. Juga sebagai tempat transaksi para pedagang ayam, dimana penjual ayam bersepeda dari berbagai desa di kecamatan-kecamatan dengan keranjangnya memperjual belikan unggas yang belum dipotong tersebut ke kawasan tersebut.

Sekitar tahun  1995-an, atau semasa pemerintahan Bupati HST H Saipul Rasyid, pedagang di Pasar Garuda direlokasi, pasca terjadinya kebakaran di Pasar Batu (sekarang Plasa Murakata).

Selanjutnya dibangun pertokoan di lokasi tersebut. Namun, proses penempatan pedagang ke lokasi tersebut cukup alot, hingga akhirnya selesai dibangun pertokoan yang rencananya khusus pedagang emas tersebut kosong.

Salah satu sudut <a href='http://banjarmasin.tribunnews.com/tag/pasar-garuda' title='Pasar Garuda'>Pasar Garuda</a> <a href='http://banjarmasin.tribunnews.com/tag/barabai' title='Barabai'>Barabai</a>, HST

Baru sekitar tahun 2002, pertokoan di pasar Garuda mulai ditempati, namun bukan sebagai pertokoan emas, tapi campur-campur.

Toko pakaian, kosmetik, alat musik, makanan dan serta barang lainnya. Sekitar tahun 2010-an, barulah dijadikan sebagai pusat usaha menjahit pakaian, dan sampai sekarang pertokoan tersebut ditempati para penjahit se-HST. Warga HST pun lebih mudah mencari pejahit, karena terpusat di tempat tersebut.

Selain ditempati penjahit, juga digunakan pedagang mesin jahit, servis mesin jahit,  aksesoris yang berkaitan dengan kelengkapan pakaian seperti kancing baju, resliting, benang, jarum serta peralatan menjahit lainnya.

Sedangkan di lantai dua sebagian dimanfaatkan sebagai sekretariat Balakar 654 Murakata, organisasi yang mewadahi  Barisan Pemadam Kebakaran se- HST.

Juga sekretariat Orari HST. Jumlah toko di Pasar Garuda tersebut, sekitar  50 unit. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved