Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan Harga Tiket Penerbangan, Memberatkan Apindo Kalsel

Fenomena melambungnya harga tiket penerbangan domestik yang naik hampir 100 persen, membuat pelaku usaha semakin terbebani.

Kenaikan Harga Tiket Penerbangan, Memberatkan Apindo Kalsel
istimewa
Ketua Apindo Kalsel, H Supriadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fenomena melambungnya harga tiket penerbangan domestik yang naik hampir 100 persen, membuat pelaku usaha semakin terbebani.

Termasuk pengusaha yang bernaung di bawah Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, yang merasa terberatkan dengan kenaikan tersebut.

Menurut Ketua Apindo Kalsel, H Supriadi, kenaikan harga tiket penerbangan domestik tersebut sangat memberatkan bagi pelaku usaha yang tergabung di Apindo.

"Terlebih kenaikan tersebut terkesan tidak merata, bagi kota-kota yang persaingan airlinenya sedikit. Sehingga harga yang diberlakukan sangat tidak masuk akal dan tidak logis," kata dia.

Baca: Jane Shalimar Minta Kartu ATM Dikembalikan Vanessa Angel Usai Stop Bela Kasus Prostitusi Online

Baca: KalselPedia - Puas Main Air di Banjarbaru, Ini Lima Lokasi Kolam Renang Paling Hits Kota Idaman

Baca: Nella Kharisma Banjir Pujian, Cover Lagu Kemarin Ifan Seventeen CS yang Viral Usai Tsunami Banten

Dicontohkan Supriadi, untuk tiket dari Jakarta ke Banjarmasin atau sebaliknya yang sebelumnya harga terendah kisaran Rp 500 ribuan, kini harga terendah di atas Rp 1 juta.

Sementara beberapa kota ia nilai persaingan airline cukup padat dengan harga yang jauh lebih rendah.

"Seperti dari Jakarta ke Kuala lumpur harga terendah di kisaran Rp 400 ribu, harga tersebut tentu tidak logis karena jarak Jakarta ke Kuala Lumpur lebih jauh dari Jakarta ke Banjarmasin," ujarnya.

Melihat fenomena ini, menurutnya ada kesengajaan dari operator penerbangan, dan ini sangat memberatkan para pengusaha di Kalsel.

Baca: Selain Ammar Zoni dan Irish Bella, Siti Badriah Dilamar Krisjiana Baharudin Saat Berlibur di Korea

Baca: Robby Abbas Bongkar Ciri Artis Terlibat Prostitusi, Gaya Hidup yang Tak Sesuai Nama

Baca: Rossa dan Afgan Kompak Unggah Foto Mesra di Tokyo, Benarkah Keduanya Sudah Menikah?

"Tentunya kenaikan harga tiket pesawat ini tentu akan memambah angka inflasi yg berujung pada kenaikan upah pekerja pada akhirnya," ujarnya.

Selain itu yang juga memberatkan menurutnya dengan adanya kebijakan salah satu air line yang akan menghapuskan ekstra bagasi.

"Ini artinya double kebijakan yang memberatkan masyarakat, selain harga tiket naik lebih 100 persen ditambah bagasi harus bayar," ucapnya.

Sementara ke kota-kota yang karena penerbangan terbatas beberapa operator memberikan harga tidak wajar, hal ini menurutnya tentu perlu ada pengawasan dari Kementrian Perhubungan mengenai tarif wajar sehingga masyarakat pengguna jasa penerbangan tidak dirugikan.

"Apindo sendiri memohon kepada pemerintah daerah khususnya Gubernur agar membuat surat tertulis kepada menteri perhubungan mohon untuk bisa ditinjau kembali harga penerbangan yg tidak logis ini," ucapnya.

Tak hanya itu, kenaikan tiket domestik ini ia nilai sangat berasa bagi sektor UMKM daerah, "Kami tidak menginginkan masalah ini berakibat buruk terhadap pelaku usaha kecil di banua ini," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved