Berita Tapin

Kisah Suri, Penjual Petai yang Rela Bertahan 18 Tahun Berdagang di Makam Datu Sanggul Tapin

Kisah Suri, Penjual Petai yang Rela Bertahan 18 Tahun Berdagang di Makam Datu Sanggul Tapin

Kisah Suri, Penjual Petai yang Rela Bertahan 18 Tahun Berdagang di Makam Datu Sanggul Tapin
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Peziarah Padati Makam Datu Sanggul di Desa Tatakan, Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Suri, pedagang petai mengaku setiap hari berjualan di makam religi Datu Sanggul di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.

Itu dilakoninya sudah 18 tahun, sejak 2000 silam, mengais rezeki di areal makam religi Datu Sanggul.

"Setiap Sabtu dan Minggu yang padat pengunjung," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (13/1/2019).

Hal yang sama dialami Mursidah, penjaja kembang yang mengaku delapan tahun di areal makam religi Datu Sanggul.

Baca: Geger Temuan Mayat Laki-laki di Kebun Karet Kecamatan Batumandi, Begini Kondisinya

Baca: Wagub Kalsel Hadiri Pertemuan Penting dengan Wapres Jusuf Kalla, Ini yang Dibicarakannya

Baca: Kans Luna Maya dan Ariel NOAH Merajut Cinta Lagi Diungkap Sosok Ini, Farhat Abbas : Jodoh Selevel

Baca: Ditemukan Meninggal di Atas Kasur, Jenasah Kai Itab Akhirnya Dimakamkan Minggu (13/1) Malam

Setiap akhir pekan, lima renteng kembang terjual kepada para peziarah di makam religi Datu Sanggul.

"Alhamdulillah ada saja barokah rezeki selama jualan di areal makam ," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved