Kriminalitas Kalteng

Selain Pengedar, Dodik Juga Memakai Sabu yang Akan Dijualnya, Ancaman 20 Tahun Penjara Menanti

Tersangka pemiliknya yakni Dodik (35) warga Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas kini menjalani pemeriksaan.

Selain Pengedar, Dodik Juga Memakai Sabu yang Akan Dijualnya, Ancaman 20 Tahun Penjara Menanti
BPost Cetak
Metro Banjar edisi cetak Minggu (13/1/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Sebanyak 29 paket sabu siap edar berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Kapuas.

Tersangka pemiliknya yakni Dodik (35) warga Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas kini menjalani pemeriksaan.

Dodik dibekuk saat berada di mess utara C2 PT GAL di Desa Sakata Bangun, Mentangai, Kamis (10/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam penggeledahan, petugas mendapati barang bukti seberat 2,9 gram tersebut.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sabu akan dijual kepada warga Mantangai.

Dia juga disangka sebagai pengguna karena petugas menemukan satu pipet kaca, satu mancis dan satu bong dari botol kaca.

Untuk mengembangkan kasus ini, polisi meneliti telepon seluler tersangka yang juga dijadikan barang bukti.

Kasatresnarkoba Iptu Suherman, Sabtu (12/1), mengatakan pengungkapan tersebut adalah hasil penyelidikan mendalam pihaknya di lapangan.

Baca: Ammar Zoni Lamar Irish Bella Eksklusif SCTV, Ini Bocoran Kapan Ammar dan Bella Akan Menikah

Baca: Menulis Pesan Soal Kematian, Facebook Ustadz Arifin Ilham Banjir Doa dan Tangis Bermunculan

Baca: Robby Abbas Bongkar Ciri Artis Terlibat Prostitusi, Gaya Hidup yang Tak Sesuai Nama

Baca: Rossa dan Afgan Kompak Unggah Foto Mesra di Tokyo, Benarkah Keduanya Sudah Menikah?

Oleh penyidik, tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika hingga terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selang satu jam setelah menangkap dan memeriksa Dodik, anggota Satresnarkoba menciduk tiga tersangka lain.

Mereka adalah Zainuddin alias Udin (35), Kuswadi alias Ikus (40) dan Budi (32) yang juga warga Mantangai.

Ketiganya juga dibekuk di mess PT GAL di Desa Sakata Bangun.

"Masih satu rangkaian penangkapan. Dari ketiganya kami amankan lima paket sabu dengan berat kurang lebih 0,55 gram. Kami juga sita ponsel masing-masing tersangka," kata Suherman.

Keberhasilan Polres Kapuas menangkap tersangka bandar narkoba tersebut, menurut Suherman, tidak lepas dari peran masyarakat.

“Apabila ada memiliki informasi terkait peredaran narkoba, tolong segera informasi kepada kami. Sekecil apapun informasi tersebut sangat berguna untuk kami tindak lanjuti di lapangan nantinya,” kata Suherman mewakili Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved