Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

ZI Simpan Ribuan Butir Seledryl di Rumah Kosong

ZI (56) diamankan aparat berwajib karena menyimpan ribuan butir obat sediaan farmasi jenis Seledryl yang dilarang edarnya.

ZI Simpan Ribuan Butir Seledryl di Rumah Kosong
Humas Polres HSS
ZI (56) diamankan aparat berwajib karena menyimpan ribuan butir obat sediaan farmasi jenis Seledryl yang dilarang edarnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - ZI (56) diamankan aparat berwajib karena menyimpan ribuan butir obat sediaan farmasi jenis Seledryl yang dilarang edarnya.

Warga Kelurahan Kandangan Barat ini diamankan pada Jumat, (11/1) sekitar pukul 17.30 Witta oleh anggota Satresnarkoba Polres HSS.

Barang bukti berupa seledryl sebanyak 1.212 butir obat sediaan farmasi ini disimpan dalam dua kardus dan disembunyikan di rumah kosong di Jalan A Yani Kelurahan Kandangan Barat Kecamatan Kandangan.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kasubbag Humas Iptu Ghandi Ranu membenarkan dengan penangkapan pelaku.

"Barang bukti oleh pelaku disembunyikan dalam rumah kosong. Ada dua kardus dengan total 1.212 butir obat sediaan farmasi jenis Seledryl," katanya, Minggu, (13/1).

Baca: Hasil & Jadwal Siaran Langsung TVRI Coppa Italia Minggu (13/1/2019), Inter Milan vs Benevento

Baca: Jelang Debat Pilpres 2019- KPU Beri Kisi Kisi Soal, Kubu Prabowo-Sandi: Bukan Debat Tapi Ngobrol!

Baca: Harga Tiket Banjarmasin - Jakarta Paling Murah Rp 1 Jutaan, Naik 100 Persen


Penangkapan pelaku berawal saat anggota Satresnarkoba mendapat informasi bahwa ada orang yang menyimpan, memiliki, menguasai dan mengedarkan obat sediaan farmasi jenis Seledryl.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan di di Jalan A Yani pada rumah kosong di Kelurahan Kandangan Barat Kecamatan Kandangan.

"Barang bukti yang disimpan dalam rumah kosong itu, diakui milik pelaku yang rencananya akan dijualnya," lanjutnya.

Pelaku hanya bisa pasrah saat diamankan dan tidak melakukan perlawanan. Saat ini pelaku dan ribuan butir seledryl itu diamankan di Polres HSS untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku bakal dijerat Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pihaknya terus menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat tidak menyimpan, memiliki, menguasai dan mengedarkan obat sediaan farmasi dan narkotika (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved