Berita Tapin

Perempuan Ini Minta Pemerintah Tapin Carikan Solusi Agar Kompleknya Tak Terendam

Ibu Sarbini, Warga Komplek Mustika Rangda, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin meminta solusi dari pemkab

Perempuan Ini Minta Pemerintah Tapin Carikan Solusi Agar Kompleknya Tak Terendam
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Akibat setiap tahun selalu terendam, warga Komplek Mustika Rangda di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin ingin mengganti nama komplek mereka menjadi Mustika Terendam, Senin (14/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ibu Sarbini, Warga Komplek Mustika Rangda, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin meminta solusi dari Pemerintah Kabupaten Tapin agar tempat tinggalnya tak lagi terendam.

Tak hanya rumahnya, rumah tetangganya, Mardian senasib ruang tamu dan kamar tidur dipenuhi air setinggi mata kaki. Istri dan anaknya terpaksa beristirahat di pos ronda di depan rumahnya.

"Lima tahun saya tinggal di komplek ini, lima tahun juga menikmati kondisi banjir seperti ini. 80 persen rumah di komplek ini terendam," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (14/1/2019).

Sejak 2000 lalu, setiap tahun, apabila curah hujan tinggi selalu terendam, muncul keinginan warga Komplek Mustika Rangda ingin mengganti nama komplek mereka menjadi Mustika Terendam.

Baca: BREAKING NEWS - Digerebek Nyabu, Kades di HSU Tak Bisa Berkutik, Bicara Ngelantur karena Teler

Baca: VIDEO - Jelang Piala Indonesia - Dibandingkan dengan Hansamu saat Jadi Bek Barito, Mahrus Pasrah

Baca: Live MNCTV! Cara Live Streaming Man City vs Wolves, Siaran Langsung Liga Inggris Malam ini

Tak hanya warga Komplek Mustika Rangda, yang terdampak. Komplek Labuhan Permai yang bertetangga juga terendam.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin masing melakukan pendataan warga yang terdampak banjir.

Diduga banjir yang melanda kawasan perumahan itu akibat kiriman dari Sungai Miawa di Kecamatan Piani di kawasan kaki Gunung Meratus.

Kapolsek Piani, Harahap dikonfirmasi mengaku debit air Sungai Miawa sudah turun. Apabila debit air Sungai Miawa turun, maka Sungai Tapin yang menampung kiriman luapan air dari kaki pegunungan Meratus. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved