Berita HST

Sungai Benawa Meluap, Jembatan Gantung Desa Bakti Rusak Dihantam Rumpun Bambu

Satu jembatan gantung di Desa Aluan Bhakti Kecamatan Batubenawa rusak di bagian lantai akibat dihantan sampah Rumpun Bambu yang hanyaut terbawa arus

Sungai Benawa Meluap, Jembatan Gantung Desa Bakti Rusak Dihantam Rumpun Bambu
HO/Group WA Bahabaran Murakata
Kondisi jembatan di Desa Aluan Bhakti Kecamatan Batubenawa, HST pasca diterjang Rumpun Bambu yang terbawa arus deras, Senin (14/1/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sejak Senin (14/1/2019) pukul 00.00 Wita hingga pagi ini, membuat sungai Hantakan dan Sungai Benawa meluap.

Dampaknya, satu jembatan gantung di Desa Aluan Bhakti Kecamatan Batubenawa rusak di bagian lantai akibat dihantan sampah Rumpun Bambu yang hanyaut terbawa arus deras sungai.

Instruktur Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah HST, Rudi, kepada banjarmasinpost.co.id, mengatakan, akibat hantaman sampah keras tersebut, lantai jembatan banyak yang lepas, dan bagian pagarnya ada yang roboh.

"Dihantam bambu yang hanyut sejak pukul 07.00 wita, api tak sampai membuat jembatan putus,"kata Rudi.

Baca: BREAKING NEWS - Tiga Orang Tewas dalam Kebakaran di Hambuku Baru, Babirik, HSU

Baca: Tiga Korban Kebakaran di Desa Hambuku Baru Ternyata Ibu dan Dua Anaknya yang Masih Bocah

Baca: Terungkap, Motif Oknum Polisi Penculik Siswi SMPN 5 Banjarbaru Ternyata Karena Tertilit Hutang

Baca: Perampas Mobil Driver Grab Kena Tembak di Kaki, Begini Cara Sadisnya Memperlakukan Korban

Dijelaskan, kondisi sungai Benawa di bendung kanal banjir sejak pagi terjadi penambahan debet air sekitar tiga meter. Demikian pula di Sungai Batangalai, ketinggian mencapai 3 meter.

"Untuk kondisi sampai siang ini, di Hantakan air sudah turun sekitar 25 sentimeter dan Sungai Benawa cenderung sudah turun sekitar 50 sentimeter. Jika tidak terjadi hujam deras lagi, kemungkinan kota Barabai aman. Kalaupun sungainya meluap, kedalamannya tidak signifikan. Kecuali di wilayah atas hujan deras kembali turun, diperkirakan bisa berdampak banjir di Kota Barabai," jelas mantan Ketua Tagana HST ini.


(Group WA Bahabaran Murakata)

Sementara itu, selain berdampak pada rusaknya jembatan gantung di Desa Bakti, luapan air di sungai benawa juga membuat ruas jalan di Desa Aluan Bhaksi dan Aluan Sumur tergenang. Untuk rumah penduduk, sementara ada dua yang terendam.

"Kami terus memantau kondisi ketinggian air, sebagai antisipasi dan peringatan kepada warga sekitar maupun warga Barabai, jika kemungkinan banjir lebih luas," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved