Berita Kotabaru

Tempat Ibadah Dilarang Dijadikan Wadah Kegiatan Politik Polres Koordinasi dengan Tokoh Agama

Koordinasi dipimpin langsung Wakapolres Kompol Arief Prasetya Sik M.Med.Kom didampingi Kasat Intelkam AKP Hariyanto, Kasat Reskrim AKP Suria

Tempat Ibadah Dilarang Dijadikan Wadah Kegiatan Politik Polres Koordinasi dengan Tokoh Agama
Polres Kotabaru untuk BPost
Waka Polres Kotabaru Kompol Arief Prasetya Sik M.Med.Kom dan jajaran melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Ponpes Nurul Abshor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Langkah cepat dilakukan jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru.

Upaya itu sekaligus langkah antisipasi, menyusul larangan tempat ibadah dijadikan kegiatan politik.

Menutup penyalahgunaan fasilitas umum dijadikan wadah 'kampanye', pihak jajaran Polres Kotabaru melakukan koordinasi dengan para tokoh agama, Senin (14/1/2019).

Koordinasi dipimpin langsung Wakapolres Kompol Arief Prasetya Sik M.Med.Kom didampingi Kasat Intelkam AKP Hariyanto, Kasat Reskrim AKP Suria Miftah Irawan SH Sik.

Diikuti Kasat Binmas Iptu Rosadi, Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik, KBO Satintelkam, Kanit Satiuntelkam, serta tokoh masyarakat dan habib.

Adapun sasaran koordinasi, adalah tokoh agama yaitu KH Yusi Firmani sekaligus pengasuh pondok pesantren Nurul Abshor.

Baca: Ceritakan Sosok Mulia Ini, Ustadz Abdul Somad Menangis Saat Ceramah di Madinah

Baca: Ammar Zoni Lamar Irish Bella, Terungkap Inilah Pernikahan Impian ala Irish Bella

Baca: Video dan Lirik Lagu Menjemput Rezeki, yang Dikaitkan dengan Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis

Baca: Gerakan Unfollow Akun Gatot Nurmantyo Setelah Protes Foto di Baliho Prabowo-Sandiaga, Pilpres 2019

Selain itu koordinasi, juga dilakukan pemasangan spanduk yang bertuliskan, "Ciptakan kerukunan umat beragama pada pemilu 2019. Kami para pemuka agama dan umaro Kabupaten Kotabaru menolak tempat Ibadah digunakan untuk kepentingan kampanye, Issue Hoaxs, Sara dan Radikalisme."

Wakapolres Kotabaru Kompol Arief Prasetya Sik M.Med.Kom dalam silaturahmi meminta dukungan terhadap tokoh agama agar tempat ibadah maupun lembaga pendidikan tidak digunakan politik.

Langkah tersebut sekaligus diharapkan agar, para santri tetap fokus dalam belajar di ponpes, tidak terpengaruh dalam politik.

"Alhamdulillah kegiatan silaturahmi berjalan lancar dan kondusif," kata Arief.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved