Berita Kotabaru

Jaksa Kembali Akan Panggil Kadisdagsar, Diminta Keterangan Untuk BAP Kasus Pasar Tegalrejo

Penyidikan kasus proyek pembangunan pasar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) menetapkan dua tersangka, konsultan pengawas DD dan kontraktor SK.

Jaksa Kembali Akan Panggil Kadisdagsar, Diminta Keterangan Untuk BAP Kasus Pasar Tegalrejo
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kasi Pidana Khusus Kejari Kotabaru Armein Ramdhani SH 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tindak pidana khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru terus bekerja cepat melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi pembangunan pasar Tegelrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir.

Penyidikan kasus proyek pembangunan pasar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) menetapkan dua tersangka, konsultan pengawas DD dan kontraktor SK.

Rencana penyidik Pidsus Kejaksaan, kembali akan memanggil Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru Mahyudiansyah.

Kepala Seksi Pidsus Armein Ramdhani SH kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, kembali akan melakukan pemanggilan kepala Disdagsar Kotabaru Mahyudiansyah, untuk diminta keterangan tambahan.

"Ya akan diminta keterangan tambahan untuk berita acara pemeriksaan (BAP)," jelas Ramdhani kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (15/1/2019).

Baca: Pengacara Mucikari Sebut Vanessa Angel Dijemput Mobil Berplat Merah di Kasus Prostitusi Online Artis

Baca: Sindiran Ayu Ting Ting pada Ivan Gunawan yang Plin Plan dalam Hal Cinta, Ruben Onsu Beraksi

Baca: Reaksi Hotman Paris Ketahui Vanessa Angel 2 Kali ke Singapura Terkait Kasus Prostitusi Online

Disinggung soal hasil audit kerugian negara, Ramdhani menambahkan, pihaknya masih menunggu Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Belum ada dari BPKP. Kalau perkiraan kami kerugian negara Rp 600 juta," ucap Ramdhani.

"Selain SK (kontraktor) penahananya akan dipindah ke Banjarmasin. Iya (SK) karrna juga ditahan di Kalteng," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan Pidsus Kejari Kotabaru melakukan penyelidikan adanya dugaan korupsi proyek pembangunan pasar Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru.

Pelaksanaan proyek diduga tidak sesuai spesifikasi, karena dugaan adanya markup pada material proyek tersebut.

Sementara Kepala Disdagsar Kotabaru Mahyudiansyah dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak menepis, pemanggilannya kembali oleh penyidik Pidsus Kejari Kotabaru.

"Sudah tadi, harusnya memang kemarin," kata Mahyudiansyah kepada banjarmasinpost.co.id.

Hanya, jelas Mahyudiansyah, kehadirannya di Kejari, terkait kasus proyek pasar Tegalrejo hanya sebagai saksi dan diminta hadir saat persidangan yang akan digelar di Banjarmasin.

"Tidak ada ditanya apa-apa. Cuman itu, saksi nanti saat dipersidangan," tandas Mahyudiansyah.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved