Berita Batola

Jumlah SMA/SMK Cuma 10 Persen dari Jumlah SMP, Pemkab Batola Bangun SMK di Semangat Dalam Tahun Ini

Dinas Pendidikan Kabupaten Batola memantau jumlah SMA/SMK di kabupaten setempat itu hanya 10 persen dari dari jumlah 56 SMP yang ada di Batola.

Jumlah SMA/SMK Cuma 10 Persen dari Jumlah SMP, Pemkab Batola Bangun SMK di Semangat Dalam Tahun Ini
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
LAHAN seluas 3 hektar yang dibeli Pemkab Batola tahun 2013 silam senilai Rp3 Miliar di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru 2, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, kabupaten akan dibangun SMK tahun ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Batola memantau jumlah SMA/SMK di kabupaten setempat itu hanya 10 persen dari dari jumlah 56 SMP yang ada sehingga saat ini Batola masih kekurangan SMK/SMA.

“Jumlah SMA/SMK di Batola cuma sekitar 5 buah saja. Sementara jumlah SMP di Batola mencapai 56 buah. Nah, saat siswa lulus SMP, para lulusan bingung cari sekolah, terutama lulusan SMP Alalak,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Batola Sumarji, Selasa (15/1/19).

sudah mendengar informasi di lahan Rp 3 hektaardi RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru 2, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, kabupaten setempat akan dibangun SMK pada tahun ini.

“Dinas Pendidikan Kalsel sudah ada menghubungi saya dan melakukan survai ke lokasi. Dana tahap awal pembangunan SMK Alalak itu Rp1 miliar,” katanya,

Baca: Satnarkoba Polresta Banjarmasin Bekuk Warga Kebun Sayur Simpan 7 Paket Sabu dan 125 Butir Ekstasi

Baca: Jaksa Kembali Akan Panggil Kadisdagsar, Diminta Keterangan Untuk BAP Kasus Pasar Tegalrejo

Baca: Kirim Surat ke Kejagung Tembusan KPK Pertanyakan Proses Pengusutan Kunker DPRD Banjar

Sumarji menyambut positif rencana pembangunan SMK di Alalak ini. Selama ini lulusan lima SMPN yang mencapai 500 siswa lebih di kawasan Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola setiap tahun bingung mencari SMA. SMAN 1 Alalak tak sanggup menampung lulusan lima SMPN di kecamatan yang mencapai 500 siswa.

“Iya, ini menjadi masalah bertahun-tahun di Batola yang belum terpecahkan. Angka putus sekolah juga banyak.

Siswa lulusan lima SMPN di Kecamatan Alalak mencapai 500 siswa. Sementara SMAN1 Alalak cuma mampu menampung sekitar 250 siswa. Dengan dibangunya SMK tahun ini, ini merupakan solusi dari lulusan SMP Alalak yang bingung cari SMA atau SMK,” kata.

Dijelaskan Sumarji, dari siswa siswa yang belum tertampung di SMAN 1 Alalak, otomatis mencari sekolah ke K kota terdekat, yakni Banjarmasin. Namun sekitar 250 siswa lulusan sejumlah SMP di Alalak juga terkendala sistem zonasi untuk masuk ke luar kabupaten.

“Dulu, rencananya akan kita bangun SMK pelayaran saat kewenangan SMK masih di Kabupaten Batola. Tapi saat ini kewenangan SMK sekarang sudah di tangan provinsi Kalsel. Rp1 miliar, cukup tahap awal bangun ruang kelas dan kantor,” katanya. (banjarmainpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved