Berita Kabupaten Banjar

Polsek Karangintan Dalami Kematian Pedagang Durian

Jenazah Misyadi Rimis ditemukan warga mengapung di aliran irigasi Desa Jingahhabang Ilir, Selasa (15/1) sekitar pukul 10.00 wita.

Polsek Karangintan Dalami Kematian Pedagang Durian
Kiriman Kapolsek Karangintan
Polsek Karangintan tetap menyelidiki penyebab kematiannya.

Ketua RT 3 Desa Jingahhabang Ilir, Lutfi mengatakan, keterangan dari warganya bahwa ada yang melihat sebelum tenggelam, pria yang akrab disapa Imis ini berkelahi.

Almarhum sudah meminta maaf namun pelaku terus menghajarnya hingga tenggelam.

“Lokasi itu memang sering menjadi tempat mabuk-mabukan dan memalak warga, bahkan saya sendiri sempat menjadi korban pemalakan. Ada warga yang melihat, Imis berkelahi dan dihajar lawannya hingga tenggelam,” kata Lutfi.

Warga Jalan Jati Desa Biih Karangintang, Misyadi Rimis (25) ditengarai merupakan korban tenggelam pada Senin (14/1) kemarin akhirnya ditemukan, Selasa (15/1).

Dirinya ditemukan warga dalam keadaan mengapung di irigasi depan Bincau Desa Jingahhabang Ilir

Camat Karangintan, M Syahruji membenarkan penemuan korban tenggelam tersebut, dan sudah ditangani jajaran kepolisian.

Informasi yang didapatnya penemuan Jalan Irigasi Bincau Depan Tambak Pelapor Group, sekitar 200 meter dari titik nol korban tenggelam.

Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura oleh relawan dan anggota Polsek Karangintan Kabupaten Banjar.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved